blank
Kegiatan verifikasi ini juga dihadiri lengkap jajaran Forkopimcam Kecamatan Kembang, mulai dari Camat Ahmad Widiyanto, S.E., M.M, , Kapolsek, Danramil hingga Kepala Puskesmas Kembang.

JEPARA ( SUARABARU. ID) – Upaya panjang masyarakat Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara dalam mewujudkan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat akhirnya membuahkan hasil. Desa Sumanding dinyatakan lolos sebagai Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) setelah dilakukan proses verifikasi lapangan pada Selasa (4 November 2025).

Verifikasi dilakukan secara silang oleh tim verifikator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Puskesmas Bangsri 2, dan Desa Papasan. Tim mengunjungi titik–titik lokasi implementasi pilar STBM, memeriksa sarana sanitasi, observasi perilaku masyarakat, memastikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), penerapan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, serta pengamanan limbah cair rumah tangga.

blank
Tim Verifikator saat melakukan kunjungan warga.

Petinggi Desa Sumanding, Afif Fatkhur Rohman, menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader, tokoh masyarakat, RT, RW, serta seluruh warga yang bersama-sama melakukan persiapan dalam waktu yang panjang. “Hasil ini adalah awal untuk membangun desa yang sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Kami akan memperbaiki yang masih kurang, mempertahankan yang baik, agar warga tetap sehat, produktif dan bahagia,” ujar Afif.

Kegiatan verifikasi ini juga dihadiri lengkap jajaran Forkopimcam Kecamatan Kembang, mulai dari Camat, Kapolsek, Danramil hingga Kepala Puskesmas Kembang. Camat Kembang, Ahmad Widiyanto, S.E., M.M, dalam arahannya menegaskan dukungan penuh terhadap proses STBM di wilayahnya dan berharap Desa Sumanding mampu menjadi desa STBM berbasis Pariwisata.

blank
Petinggi Sumanding bersama tim verifikator dan para kader.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kembang yang baru dilantik, dr.Tetin Sri suhartini, menyebut verifikasi STBM di Desa Sumanding menjadi hadiah yang sangat spesial pada hari pertama dirinya bertugas. “Ini kado terindah pertama saya sebagai Kepala Puskesmas Kembang. Di hari pertama langsung terjun ke desa dan menyaksikan komitmen masyarakat secara nyata. Semoga ini menjadi awal yang baik dalam menjaga kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Tim Verifikator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Retno Kusbandiyah, SKM, menyampaikan bahwa Desa Sumanding merupakan desa ke-68 dari total 195 desa/kelurahan di Jepara yang telah diverifikasi STBM. Khusus di Kecamatan Kembang, Desa Sumanding menjadi desa ke-6 dari total 11 desa. “Ini capaian luar biasa. Tidak semua desa langsung lolos. Dari 68 desa yang sudah diverifikasi, ada 6 desa yang belum lolos,” jelas Retno.

Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan inisiatif pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara untuk mendorong perubahan perilaku higienis dan sanitasi berkelanjutan. Implementasi STBM bukan hanya sekedar pembangunan sarana, namun fokus pada perubahan perilaku, pemberdayaan masyarakat, kemitraan lintas sektor, serta menjaga keberlanjutan.

PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Hadi Sarwoko, SKM., MMKes menyampaikan apresiasi tinggi kepada Desa Sumanding dan seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah desa, Puskesmas, Forkopimcam hingga masyarakat.

Dengan lolosnya Desa Sumanding sebagai Desa STBM, diharapkan menjadi pemicu dan energi positif bagi desa lainnya untuk menyusul menuju Jepara mulus yang sehat, bersih dan berdaya saing.

Hadepe – Asrori