KUDUS (SUARABARU.ID) – Lanskap bisnis di Kabupaten Kudus kini semakin bergairah dengan peresmian United Square pada Sabtu (1/11/2025). Dibuka secara megah, destinasi komersial dan pusat perbelanjaan oleh-oleh modern ini bisa menjadi “rumah” bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Acara Grand Opening yang penuh semangat ini dihadiri langsung oleh keluarga besar pemilik dan jajaran Forkopimda Kudus. Nampak hadir Ketua DPRD Kudus H Masan, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, Ketua PN Cut Carnelia, Sekda Revlisianto Subekti dan jajaran tamu undangan lainnya.
Berlokasi strategis di Jalan Lingkar Utara, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus, gedung modern ini telah diisi oleh berbagai tenant yang siap beroperasi. Daya tarik utamanya adalah kehadiran Toko Oleh-oleh Kirana.
Toko Oleh-oleh Kirana menjadi anchor tenant di United Square, menawarkan konsep pusat belanja oleh-oleh nusantara terpadu (one stop shopping) di Kudus. Dirancang dengan suasana yang nyaman, Kirana memprioritaskan penyediaan produk berkualitas unggul dari UMKM lokal, khususnya dari Kudus dan area sekitarnya. Pengunjung dijamin akan mendapatkan pengalaman belanja yang efisien, modern, dan sangat praktis.
Deka Hendratmanto, Owner United Square sekaligus Direktur Toko Oleh-oleh Kirana (yang akrab disapa Anton), menjelaskan bahwa Kirana merupakan akronim dari PT Kudus Cita Rasa Nusantara.

“Secara spesifik kami tidak ada brand unggulan. Ini (United Square) adalah shelter untuk produk-produk UMKM lokal,” tegas Anton,
Dia mengatakan bahwa Kirana menegaskan komitmennya sebagai fasilitator produk UMKM daerah, bukan sekadar pengecer.
Saat ini, Kirana telah menggandeng sekitar 80 hingga 90 pelaku usaha UMKM, dengan 60 di antaranya berasal dari Kudus. Produk yang tersedia pun sangat beragam, mulai dari makanan kering, makanan basah, minuman, hingga pakaian dan cenderamata khas daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus, Revlisianto Subekti, yang mewakili Bupati Kudus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif pembangunan United Square.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memandang United Square sebagai wahana baru yang vital bagi UMKM untuk mengembangkan sayap bisnis dan berkolaborasi dalam lingkungan yang lebih maju.

Menurut Revlisianto, kehadiran pusat ini berpotensi besar menjadi magnet ekonomi dan pariwisata baru di Kudus. Konsep terpadu yang memadukan cita rasa lokal dengan inovasi modern ini diyakini akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
“Dengan hadirnya tempat yang lebih luas dan modern ini, berbagai potensi UMKM bisa dikembangkan, disinergikan, dan ditampilkan kepada publik,” ujar Revli, membacakan sambutan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris.
Sebagai penutup, Revlisianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan kecintaan pada produk-produk daerah.
“Mari kita dukung dan cintai produk lokal. Dengan membeli produk daerah sendiri, kita turut berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Ali Bustomi













