blank
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah didampingi Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri dan pejabat terkait meninjau peralatan bencana pada Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana di Alun-alun Pancasila, Jumat (31/10) 2025.(Foto:SB/Humas Polres)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Memasuki datangnya musim penghujan, Polres Kebumen menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana  di Alun-alun Pancasila, Kebumen, Jumat (31/10) 2025.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, dan dihadiri Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, Wakil Ketua DPRD Solatun, Dandim 0709 Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono,Kepala Pelaksana BPBD Udy Cahyono, pejabat terkait serta berbagai komunitas sukarelawan.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang kerap muncul saat peralihan musim.

Ia menyebut Kebumen memiliki karakter geografis yang kompleks perpaduan antara pegunungan dan dataran rendah yang menjadikannya rawan terhadap sejumlah bencana alam.

Menurut Kapolres, dengan meningkatnya curah hujan, risiko bencana perlu kita waspadai bersama. Kesiapan personel, peralatan, dan sarana prasarana menjadi hal yang mutlak.

blank
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri bersalaman dengan Dandim 0709 Letkol Eko Majlistyawan Prihantono disaksikan Wakil Bupati Zaeni Miftah di Alun-alun setempat, Jumat 31/10.(Foto:SB/Humas Polres)

“Sya juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kemungkinan bencana yang terjadi di wilayahnya dan agar lebih peka terhadap tanda-tanda bencana dan mengambil langkah antisipasi,” ujar AKBP Eka Baasith di hadapan peserta apel.

Kapolres menandaskan, apel kesiapsiagaan bukan sekadar seremonial. Melainkan bagian dari tahapan penting dalam manajemen penanggulangan bencana. Langkah ini memastikan seluruh unsur gabungan baik Polri, TNI, maupun pemerintah daerah siap bertindak cepat saat bencana terjadi.

“Semakin cepat kita merespons, semakin kecil risiko korban dan kerugian material,”tegasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menuturkan, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah mitigasi bencana dengan memasang alat deteksi pergerakan tanah di sejumlah titik rawan longsor. Selain itu, pelatihan sukarelawan tanggap bencana juga terus dilakukan untuk memperkuat kesiapan masyarakat.

Senada dengan itu Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eko M Prihantono menegaskan dukungan penuh TNI terhadap langkah Polres dan Pemkab Kebumen. Dandim menyebut para Babinsa bersama Bhabinkamtibmas telah disiagakan di tingkat desa untuk mempercepat laporan dan tindakan mitigasi jika bencana mulai mengancam.

Apel tersebut juga digunakan untuk melakukan pengecekan peralatan SAR milik Polres Kebumen, Kodim 0709, dan BPBD. Hasilnya, seluruh perlengkapan dinyatakan dalam kondisi siap pakai.

Beberapa sukarelawan turut hadir dalam kegiatan ini. Termasuk komunitas komunikasi Track and Jack Kebumen, yang selama ini aktif membantu dalam operasi pencarian dan penyelamatan di wilayah bencana.

Apel kesiapsiagaan ini digelar menyusul maraknya peristiwa longsor di sejumlah titik di Kebumen dalam beberapa pekan terakhir.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana alam yang mungkin terjadi sepanjang musim penghujan.

Komper Wardopo