WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebanyak 250 siswa SMP Negeri 2 Wonogiri, ramai-ramai menggeruduk (mendtangi) Kantor Komisi Pemillihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri. Aksi para murid ini, dikemas dalam tajuk ”Dhayohe Teka Level Up (tamunya datang untuk naik tingkat) dari pelajar menjadi calon pemilih cerdas.”
Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Satya Graha, semalam, menyatakan, kedatangan rombongan siswa yang melakukan outing class ini, disambut hangat oleh jajaran KPU. Satya Graha, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus rasa terima kasih, atas kunjungan para siswa SMP Negeri 2 Wonogiri.
“Selamat datang di KPU Wonogiri. Jadikan hari ini sebagai pengingat, bahwa kalian pernah belajar langsung tentang demokrasi dan ke-Pemilu-an di sini,” ujar Satya Graha. Empat tahun lagi, tambah Satya, kalian akan memiliki hak pilih. Kepada mereka diingatkan, untuk kelak menggunakan hak pilihnya dengan bijak. ”Pilih yang terbaik dari yang ada, karena kalianlah yang akan menentukan masa depan bangsa ini,” pesan Satya.
Kegiatan pembelajaran di luar kelas ini, bertujuan untuk meningkatkan literasi demokrasi dan masalah Pemilu di kalangan pelajar. Harapannya, agar sejak dini memahami pentingnya peran warga negara dalam proses demokrasi. Para siswa dibagi menjadi dua kelompok besar, untuk masing-masing mengikuti dua sesi kegiatan yang berbeda.
Pada Sesi-I, diterima Anggoato KPU Wonogiri Irawan Ary Wibowo, selaku Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM. Irawan menyampaikan, tentang pentingnya menjadi pemilih cerdas dengan rumus 3P. Yakni Periksa, Pilih dan Pantau. “Periksa rekam jejaknya, Pilih sesuai hati nurani, dan Pantau kinerjanya setelah terpilih. Dengan begitu, kalian bisa jadi pemilih berdaulat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Mencoblos
Sementara itu, Sesi-II diisi dengan simulasi dan praktik proses pemilihan yang dipandu oleh Tim Sekretariat KPU Kabupaten Wonogiri. Dalam sesi ini, para siswa antusias mempraktikkan cara mencoblos, juga mengenal tahapan Pemilu, hingga memahami siapa saja penyelenggara yang berperan dalam mekanisme pesta demokrasi. Para siswa juga diajak berinteraksi langsung dalam simulasi, yakni untuk praktik menjadi pemilih dan menjadi petugas TPS (Tempat Pemungutan Suara). Ini menjadikan suasana edukasi terasa hidup dan menyenangkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan Dra Wiwik Sri Wigati bersama para guru pendamping. Pihak KPU yang hadir meliputi Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Wonogiri, Sekretaris, serta jajaran sekretariat yang menjadi fasilitator kegiatan.
Kunjungan edukatif ini, diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Yakni dalam memahami arti pentingnya Pemilu dan peran aktif warga negara. “Wuiiiih asyik. Belajar tentang Pemilu ternyata menyenangkan,” ujar sejumlah siswa.
Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Wonogiri berharap upaya menanamkan pemahaman tentang nilai-nilai demokrasi dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. Hal ini memiliki arti penting, karena merekalah calon pemilih dan calon pemimpin di masa depan, yang akan menentukan arah kemajuan bangsa di tahun-tahun mendatang.(Bambang Pur)













