blank
Penandatanganan MOU i dilakukan oleh Rektor Unisnu Jepara Prof Dr H Abdul Djamil M.A dan President JVIAT China Prof. Shen Shide. Foto: Dok

JEPARA (SUARABARU.ID) – Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (Unisnu Jepara) bersama dengan Jiangsu Vocational Institute Of Architectural Technology China (JVIAT China) melakukan penandatanganan MoU. Penandatanganan kesepahaman ini dilakukan oleh Rektor Unisnu Jepara Prof Dr H Abdul Djamil M.A dan President JVIAT China Prof. Shen Shide yang berlangsung di Ruang Seminar Rektorat Unisnu Jepara Sabtu (18/10/2025).  Acara ini ditandai dengan pertukaran cinderamata.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh UPT Layanan Internasional UNISNU Jepara sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring global dan pengembangan kerja sama internasional.

Acara inti dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan penayangan video profil institusi dari UNISNU dan JVIAT yang  menampilkan potensi keunggulan akademik kedua belah pihak.

blank
Penandatanganan MOU dilakukan oleh Rektor Unisnu Jepara Prof Dr H Abdul Djamil M.A dan President JVIAT China Prof. Shen Shide. Foto: Dok

Sebelumnya sebagai bentuk penghormatan, Rektor Unisnu telah melakukan pengalungan syal kain tenun Troso, warisan tenun khas Kota Jepara.

Dalam sambutannya, Rektor Unisnu Jepara Prof Dr H Abdul Djamil M.A menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan ini. Ia juga mengungkapkan akar historis yang telah lama mengikat Jepara dan Tiongkok.

“Hubungan antara Jepara dan Tiongkok sejatinya telah terjalin sejak berabad-abad silam. Sejak masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, Jepara dikenal sebagai pelabuhan besar yang terbuka bagi para pedagang dari berbagai negeri, termasuk dari Tiongkok,” tutur Prof Abdul Djamil

blank
Jajaran Pimpinan serta seluruh Dekan Unisnu Jepara dan Pimpinan Jiangsu Vocational Institute Of Architectural Technology (JVIAT) China berfoto bersama di depan Gedung Rektorat Unisnu Jepara, Sabtu (18/10/2025). Kunjungan kehormatan ini dilakukan dalam rangka penandatanganan MoU strategis antara kedua institusi untuk meningkatkan kerja sama akademik dan daya saing global. Foto: Dok

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unisnu Jepara, Dr. Ir. H. Mochammad Qomaruddin, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng, mengusulkan program unggulan berupa pertukaran mahasiswa selama satu semester. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman akademik dan kultural yang komprehensif, memungkinkan mahasiswa Unisnu Jepara  menimba ilmu di JVIAT China.

Sementara itu, Kepala UPT Layanan Internasional UNISNU Jepara, Aprilia Riyana Putri, M.Pd., mengungkapkan  bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen UPT Layanan Internasional dalam mendorong internasionalisasi kampus. “Kami berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi global yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan sesi perbincangan akrab di ruangan Rektor untuk mempererat silahturahmi antara Unisnu Jepara dengan JVIAT China.

Acara ditutup dengan kunjungan ke galeri Zyth Living Furniture di Jepara. Kunjungan ini sangat strategis karena memberikan wawasan langsung mengenai keunggulan industri mebel dan desain arsitektural Jepara, yang sangat relevan dengan fokus keilmuan JVIAT China. Disamping itu delegasi dari China juga diajak untuk mengunjungi sentra Tenun Troso.

Melalui langkah strategis ini, Unisnu Jepara berkomitmen penuh untuk meningkatkan daya saing global.

Hadepe – Frhn/Unisnu Ambassador