KUDUS (SUARABARU.ID)- Target empat medali emas yang dibebankan Pengprov TI Jawa Tengah, mampu dipenuhi empat taekwondoin andalan provinsi ini.
Hal itu terwujud, usai Kontingen Jateng menambah dua medali emas dan tiga perunggu, di hari terakhir cabang taekwondo pada ajang PON Beladiri 2025, yang berlangsung di GOR Kaliputu Djarum Arena, Kabupaten Kudus, Selasa (14/10/2025).
Tambahan dua emas itu masing-masing dipersembahkan, Shaleha Fitriana Yusuf di kelas U-62 kg putri, dan Ariqfallah Rasyid Indrayana (U-58 kg putra).
BACA JUGA: Dorong Gerakan Reboisasi, Jatubu Tanam 23 Ribu Bibit Kopi di Wonosobo
Pada babak final, Shaleha menumbangkan Chayyarra Igda Prameswari (Lampung) dengan skor 2-0. Medali perunggu masing-masing diraih Ni Made Permata Sari (Jabar) dan Della Tri Hapsari (DKI Jakarta).
Sedangkan Ariqfallah naik podium teratas, setelah dalam partai puncak menundukkan Irsyad Zahir Maulana (Banten) 2-0. Juara tiga bersama milik Rizky Ade Rifa (DIY) dan M Furqan Maulana (Aceh).
Dengan tambahan dua emas, taekwondo Jateng menempati urutan kedua total perolehan medali di PON Beladiri dengan 4 emas, 6 perak, dan 9 perunggu. Juara umum cabang yang diikuti 34 provinsi ini, dipegang Jabar dengan 10 emas, dan 4 perunggu.
BACA JUGA: Juri Lomba Rebana MAPSI SMP di Wonosobo Dinilai Tidak Netral, Orang Tua Murid Mengadu ke Komnas PAI
Ditemui usai pengalungan medali emas, peraih perak SEA Games 2017 dan emas PON XX/2021 Papua ini, Shaleha mengaku gembira, dan tak menemui kesulitan saat terjun di ajang PON Beladiri ini. Perempuan cantik ini memang bolak-balik masuk Pelatnas, dan sempat memperkuat Timnas di Asian Games 2018.
”Saya tak mengadakan persiapan khusus menghadapi ajang ini. Yang penting fokus dan tampil percaya diri,” kata Shaleha.
Di bagian lain, Ariqfallah juga mengaku bahagia dan bangga, atas pencapaiannya ini. Peraih perunggu PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara itu berharap, prestasi ini akan memacunya untuk tampil lebih baik lagi di masa mendatang.
BACA JUGA: Admisi UKSW 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Berbagai Promo Menarik untuk Calon Mahasiswa Baru
”Saya sebenarnya sempat nervous di final. Untunglah semua bisa saya atasi,” ujar mahasiswa Udinus Semarang itu.
Sementara itu, Pelatih Kepala Tim Taekwondo Jateng, Derry Darmansyah, juga terharu atas perjuangan para atletnya, yang berusaha menjadi terbaik di PON Beladiri ini. Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada semua lini di taekwondo Jateng, atas dukungannya.
”Mereka yang tampil di PON Beladiri ini adalah generasi emas di masa mendatang. Para atlet ini adalah lapis kedua, yang diproyekskan tampil di Pra-PON 2027 dan PON 2028,” tandas mantan atlet Nasional itu.
10 Besar Perolehan Medali Taekwondo:
1. Jabar (10-0-4)
2. Jateng (4-6-9)
3. DKI Jakarta (3-4-4)
4. DIY (1-2-7)
5. Banten (1-1-1)
6. Bali (1-0-2)
7. Riau (1-0-1)
8. Jatim (1-0-0)
9. Kaltim (0-2-1)
10. Sumut (0-1-3)
Riyan













