blank
Dirut Icon Plus PLN Chipta Perdana didampingi Bupati Sigit Pamungkas meluncurkan fasilitas wifi gratis di 21 Desa dipusatkan di Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Sragen, Jumat (10/10/2025). Foto: Anind.

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Kini masyarakat kurang mampu yang tinggal di pelosok desa, bisa berselancar di internet secara gratis. Sebanyak 21 desa miskin ekstrem di Kabupaten Sragen, kini mendapatkan bantuan internet gratis dari PLN Icon Plus.

Launching fasilitas Wi-Fi gratis dilaksanakan Direktur Utama PLN Icon Plus Chipta Perdana bersama Bupati Sigit Pamungkas di Balai Desa Poleng Kecamatan Gesi, Jumat (10/10/2025). Hadir Direktur Operasional PLN M.Soffin Hadi, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko I Nyoman Ngurah Widiyatnya, Kepala PLN UP3 Surakarta Munawir Hakim, serta Dinkes dan Basnaz Sragen.

Peluncuran internet gratis diawali dengan touring motor listrik dari Rumah Dinas Bupati Sragen menuju Balai Desa Poleng, berjarak sekitar 17 Km. Diikuti konvoi motor puluhan pejabat Pemkab Sragen.

Sebelum acara dilaksanakan, Bupati beserta rombongan meninjau dulu program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Poleng.

Direktur Utama PLN icon Plus Chipta Perdana mengatakan, dari rangkaian acara yang telah dijalankan, PLN Icon Plus memberikan dua program utama, Yakni pemasangan internet gratis di 30 lebih titik desa di Kabupaten Sragen serta bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan. Di rumah Suprihono, PLN menyumbang RTLH Rp 10 juta.

“Kedua program ini merupakan wujud nyata komitmen PLN Icon Plus melalui TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) untuk memperkuat konektivitas digital sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Direktur Utama PLN icon Plus Chipta Perdana kepada awak media.

Chipta menegaskan, PLN Icon Plus mendukung penuh Pemerintah Daerah Sragen dalam percepatan transformasi digital melalui pembangunan infrastruktur konektivitas hingga ke desa-desa.

Penerapan solusi berbasis green energy, serta program literasi dan TJSL yang mendorong layanan publik dan pemanfaatan teknologi berkelanjutan.

“Program pemberian internet gratis oleh PLN Icon Plus diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM. Juga memperkuat efisiensi layanan publik, serta mewujudkan ekosistem digital yang produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Sragen,” kata Chipta.

Lebih lanjut Chipta mengungkapkan PLN Icon Plus siap berkolaborasi penuh dengan Dinas Kominfo (Diskominfo) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen untuk mempercepat transformasi digital melalui perluasan akses internet dan pengembangan infrastruktur berbasis green energy. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen PLN Icon Plus dalam menghadirkan layanan publik yang modern, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan Sragen sebagai salah satu pionir daerah digital di Jawa Tengah.

61 Desa Miskin Ekstrem

“Kabupaten Sragen memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai pusat pengembangan digital, didukung oleh komitmen kuat pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat,” katanya.

Melihat potensi tersebut, lanjut Chipta  PLN Icon Plus siap menjadi mitra strategis dalam memperkuat jaringan konektivitas, mempercepat digitalisasi layanan publik, serta menghadirkan inovasi berbasis green technology yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Sragen.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sragen, Catur Sarjanto, menjelaskan bahwa fasilitas Wi-Fi gratis ini akan menyasar total 61 desa miskin ekstrem secara bertahap. “Tahap pertama kita mulai di 21 desa,” ujar Catur.

Selain di desa, Pemkab Sragen juga menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis di 10 area publik di tingkat kabupaten, termasuk Alun-Alun dan Taman Kridoanggo, Sukowati. Hal itu untuk memastikan akses internet mudah bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu Bupati Sragen Sigit Pamungkas menekankan pentingnya pemanfaatan internet secara produktif oleh masyarakat. “Internet itu harus produktif. Bisa untuk jualan warga atau menjadi content creator,” pesan Bupati.

Bupati Sigit berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang menghasilkan, atau sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan.

“internet ini bisa menghasilkan monetisasi, vlog atau konten hiburan yang dapat menghasilkan uang. Nanti diajari caranya,” ujarnya dengan raut wajah serius. Bupati selanjutnya melakukan dialog zoom metting dengan perangkat Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Desa Ngembatpadas (Gemolong), Desa Karanganom (Sukodono), Desa Gemantar (Mondokan) serta Desa Sidodadi Kecamatan Masaran, Sragen.

Anind