JEPARA(SUARABARU.ID) – Faza Dwi Khafiani saat ini tengah menjalani hari-hari yang lebih sibuk dari biasanya. Satu pekan terakhir, dia hampir tak pernah lepas dari pulpen dan kertas. Karena di luar kegiatan belajar mengajar seperti teman-temannya di kelas 5 SDN 2 Gemulung, Kecamatan Pecangaan, Faza sedang mempersiapkan diri maju ke lomba menulis cerkak, tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Ya memang lebih sibuk, sih, tapi seru. Bawaannya jadi senang,” kata Faza kepada Suara Baru di tengah aktivitas berlatihnya pada Selasa (23/9/2025).
Cerkak adalah cerita pendek dalam bahasa Jawa. “Tiket” maju ke lomba tingkat provinsi, dia raih setelah menjadi juara satu menulis cerkak tingkat Kabupaten Jepara pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang berlangsung pada Kamis (18/9/2025) lalu. Pada kategori putri, Faza berhasil mengalahkan seluruh peserta lain, yang merupakan para juara 1 tingkat kecamatan.
Berharap bisa menjadi juara di FTBI tingkat provinsi, Faza rela menjalani hari-hari super sibuk untuk anak seusianya. Saat teman-temannya bisa bermain pada jam istirahat, dia berada di perpustakaan untuk terus berlatih, mengasah kemampuannya membuat cerita pendek dalam bahasa Jawa.
Sepulang sekolah, dia hanya istirahat sebentar lalu bersiap sekolah sore, belajar membaca Al-Qur’an di Taman Pendidikan Quran (TPQ) tak jauh dari rumahnya, Selepas magrib, dia mengaji di musala.
“Malam setelah mengaji, belajar lagi,” kata Faza yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Muhammad Arifin dan Mujiati.

Anak yang bercita-cita menjadi guru ini mengaku tidak masalah meski waktu bermainnya berkurang begitu banyak. Siswi yang selalu meraih rangking satu di kelasnya ini begitu fokus mengasah kemampuannya menulis.
Kepala SDN 2 Gemulung Sulastri mengaku bangga dengan pencapaian muridnya. “Ini pertama kali siswa kami menjadi juara kabupaten dalam cabang lomba menulis cerkak. Semoga di tingkat provinsi, ajang ini tetap menjadi rezekinya,” kata Sulastri.

Selain kerja keras Faza yang begitu tekun berlatih, Sulastri juga mengapresiasi para guru yang telah mempersiapkan para siswa ke ajang FTBI. Sejak masa persiapan, Faza ditemani dua guru pendamping, Rahma Fahrina Putri dan Nurul Khusna Indriani. Ada kalanya, guru lain Denok Pratiwi, diminta memberi masukan.
Bagi SDN 2 Gemulung, keberhasilan Faza menjadi juara kabupaten, menambah panjang daftar prestasi yang diraih. SD ini pernah menjadi juara harapan tiga pada Pesta Siaga tingkat Kabupaten Jepara, yakni pada tahun 2023.
Hadepe













