JEPARA(SUARABARU.ID) – Kabupaten Jepara ingin mencatat hattrick gelar juara umum Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Jika tahun ini berhasil keluar sebagai juara umum lagi, maka keinginan itu dapat diraih.
“Di FTBI Jateng, Jepara selalu diperhitungkan. Kita ingin menjadi juara umum lagi tahun ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Ali Hidayat pada Selasa (16/9/2025) pagi.

Pernyataan itu dia sampaikan pada pembukaan FTBI jenjang SD tingkat Kabupaten Jepara, yang berlangsung di SMP N 1 Jepara. Acara ini dihadiri seluruh Koordinator Satuan Koordinasi Pendidikan Kecamatan (Satkordikcam) se-Kabupaten Jepara, Kepala SMPN 1 Jepara Lisna Handayani, para kepala sekolah, guru pendamping, serta siswa perwakilan kecamatan.

“Karena hasil-hasil positif dalam ajang FTBI, tahun ini Jepara mendapat penghargaan nasional program revitalisasi bahasa daerah dari Kemendikbud di Jakarta pada bulan Mei yang lalu. Jepara menjadi kabupaten perwakilan terbaik dari Jawa Tengah,” kata Ali Hidayat yang saat itu mendampingi Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar menerima penghargaan dari Mendikbud Abdul Mu’ti.
Pada ajang FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah, Jepara menjadi juara umum tahun 2023. Tahun lalu, saat pertama kalinya gelar juara umum dipisah dalam kategori SD dan SMP, Kabupaten Jepara juga meraih gelar juara umum pada kategori SMP.

Pada FTBI tingkat Kabupaten Jepara tahun 2025 yang berlangsung Selasa (16/9/2023), “Kota Ukir” akan memilih 14 wakil terbaik untuk 7 cabang lomba. Tiap cabang terdiri dari kategori putra dan putri. Ketujuh cabang lomba tersebut adalah menulis cerkak, ndhagel ijen, membaca dan menulis aksara Jawa, geguritan, sesorah, mendongeng, dan nembang macapat.

Kepala Bidang SD Disdikpora Kabupaten Jepara Edy Utoyo menekankan bahwa ajang ini merupakan seleksi untuk memilih wakil terbaik Kabupaten Jepara ke FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Karena itu, saya minta para juri melakukan penilaian seobjektif mungkin, agar kita mendapat anak-anak terbaik,” kata Edy Utoyo.
Hadepe













