WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Untuk pertamakalinya Pemerintah kabupaten (Pemkab) Wonogiri, Jawa Tengah, akan menggelar festival Tari Kethek Ogleng (TKO). Agenda kesenian Agustusan ini, sekaligus untuk memeriahkan perayaan genap dasa (10) windu (8 tahun) atau HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2025 ini, akan digelar di Alun-alun Giri Krida Bakti dan di Pendapa Kabupaten Wonogiri.
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Wonogiri, Sriyanto, menyatakan, festival TKO ini mengambil tema ”Kearifan Lokal Seni Tradisi Tari Kethek Ogleng.”. Digelar selama 2 hari. Yakni Selasa besok (26/8/25), untuk pelajar tingkat SMP/Mts di Alun-alun Giri Krida Bakti depan Kantor Bupati Wonogiri. Kemudian Rabu lusa (27/8/25), di Pendapa Kabupaten Wonogiri untuk tingkat SD/MI.
”Untuk tingkat SMP/MTs, jumlah pesertanya ada sebanyak 14 group, dan untuk tingkat SD/MI ada sebanyak 18 group,” jelas Kepala Dikbud Kabupaten Wonogiri, Sriyanto.
Aspek penilaiannya meliputi wiraga, wirama dan wirasa serta kreativitas, garap, koreografi dan penampilan. Panitia lomba menyediakan total hadiah Rp 14 juta.
Dance Day
Aspek penilaian wiraga, ini merujuk pada gerakan dari anggota tubuh penari. Wirama, berkaitan dengan irama nada musik yang mengiringinya, yang harus selaras dengan gerakan tari. Wirasa, melibatkan penjiwaan dan ekspresi emosi penari, saat menampilkan tariannya.
Pemkab Wonogiri berkepentingan untuk melestarikan kesenian TKO, karena keberadaannya sejak Tanggal 10 Oktober 2018, Kethek Ogleng Wonogiri, Jawa Tengah, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Legalitas ini, diberikan oleh Menteri Dikbud RI Prof Dr Muhadjir Effendy.
Setiap kali ada event kesenian, Kabupaten Wonogiri senantiasa mengirimkan kontingen TKO. Baik itu untuk event berskala regional, nasional maupun internasional. Itu sebagaimana pernah dilakukan saat berlangsung Festival Solo Menari Tanggal 29 April 2025 lalu, untuk merayakan Hari Tari Sedunia atau International Dance Day Tahun 2025 misalnya.
Juga saat gelaran kesenian untuk event parade seni budaya Tanggal 21 Agustus 2025 lalu, untuk merayakan HUT Ke-80 Provinsi Jawa Tengah. Juga pada event-event kesenian lain, termasuk ketika ada gelaran seni yang dilaksanakan di Jakarta misalnya.(Bambang Pur)













