KOTA MUNGKID (SUARABARU) – Berakhirnya rangkaian retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, rombongan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang dipimpin Anindya Bakrie berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) API Asri Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Minggu (10/8) sore.
Rombongan Kadin disambut oleh pengasuh Ponpes API Tegalrejo, KH Muhammad Yusuf Chudlori yang akrab disapa Gus Yusuf.
Anindya Bakrie menyatakan, kunjungannya ke ponpes tersebut untuk bersilaturahmi. Dia melihat potensi di Ponpes API itu luar biasa. Apalagi santrinya diajarkan studi vokasional, yang menurut dia bisa dikembangkan lebih jauh.
Dia menilai potensi di Ponpes tersebut untuk kepentingan dunia dan akhirat. “Enak sekali di sini. Buka pintu saja sudah dingin,” tuturnya.
Terkait kunjungan tersebut, Gus Yusuf menyambut hangat. Dia ingin silaturahmi itu terus berlanjut. Karena pondok yang dia pimpin itu juga menyiapkan tenaga-tenaga terampil. “Kami berharap, kunjungan Kadin Indonesia ini bisa membantu penyerapan santri kami di dunia industri maupun dunia usaha di Indonesia,” harapnya.
Dia juga berharap, dengan kunjungan anggota Kadin itu bisa menginspirasi para santri di Ponpes tersebut agar siap bertarung di era saat ini. Dia pun berharap agar para santrinya bisa berkontribusi untuk pembangunan negara.
Selebihnya Gus Yusuf punya keinginan, ke depan ada kolaborasi antara Kadin Indonesia dan Ponpes yang dia pimpin. “Kami terus mendorong semangat transformasi adaptasi pesantren di dunia usaha maupun industri,” ujarnya.
Hingga diharapkan pesantren bisa berkontribusi di dunia usaha. “Insyaallah pesantren tidak akan menambah jumlah pengangguran,” katanya.
Eko Priyono













