MAGELANG (SUARABARU.ID) – Aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Magelang bersama masyarakat Selasa (5/8) melaksanakan kegiatan ‘Nyapu Bareng’, sebagai bagian dari program unggulan Ngrawat Magelang.
Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian seluruh elemen terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia.
Acara itu juga melibatkan karyawan BUMN, BUMD, instansi swasta, tokoh masyarakat, pelajar hingga warga di tingkat RT dan RW, berlangsung serentak di berbagai titik.
Mereka bersemangat membersihkan halaman rumah, jalan dan fasilitas umum di sekitar lingkungan masing-masing.
Sedang kegiatan ‘Nyapu Bareng’ dipusatkan di Alun-alun Kota Magelang diikuti Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso, Forkompimda, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, instansi swasta, pelajar dan masyarakat setempat.
“Masyarakat dan Pemkot Magelang akan merutinkan kegiatan itu. Nyapu Bareng adalah simbol bahwa masyarakat dan pemerintah bersama-sama menjaga kebersihan mulai dari rumah, lingkungan, jalan hingga kantor,” kata Dokter Sri Harso disela-sela kegiatan.
Dia mengepresiasi seluruh warga yang peduli, sehingga Kota Magelang tetap indah, damai dan sehat.
Lebih lanjut, Dokter Sri menerangkan, gerakan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga membangun komitmen menjaga keindahan dan kenyamanan kota.
“Kita melanjutkan semangat kemerdekaan bukan dengan bambu runcing, tetapi dengan sapu, senyum, dan aksi nyata merawat kota ini. Mari kita jadikan ini budaya, bukan hanya kegiatan sesaat,” tegasnya.
Melalui Ngrawat Magelang Pemerintah Kota Magelang berharap, kesadaran warga terhadap kebersihan akan menjadi kebiasaan sehari-hari. Gerakan ini diharapkan mampu menciptakan Kota Magelang yang bersih, hijau, tertib dan membanggakan untuk generasi mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Makhmud Yunus menjelaskan, Nyapu Bareng adalah wujud nyata kolaborasi lintas sektor.
“Program Ngrawat Magelang ini melibatkan seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat. Yang terbesar kita pusatkan di Alun- alun Kota Magelang. Namun kegiatan serupa juga dilakukan di setiap lingkungan RT dan RW serta kelurahan,” jelasnya. (prokompimkotamgl)













