SEMARANG (SUARABARU.ID) – Memperingati Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada 24 Juli 2025, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang yang merupakan pembangkit listrik di wilayah Pelabuhan Tanjung Mas, Kota Semarang merayakan moment penting para perempuan dalam aspek operasional dan inovasi perusahaan.
Betty Indrayanti, PLS Manager Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang menyebut, perayaan ini menjadi momentum istimewa untuk mengakui semangat juang para perempuan yang ikut menggerakkan roda energi nasional, sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia melalui kebaya.
Ia mengungkapkan, peran perempuan dalam sektor pembangkitan listrik seringkali tidak terlihat, namun dampaknya sangat signifikan. “Di PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, perempuan tidak hanya menduduki posisi administratif, tetapi juga memegang peranan krusial dalam bidang teknik, operasional, enjiniring hingga menempati posisi strategis menuju pencapaian tujuan perusahaan,” terang Betty, Senin (4/8/2025).
“Hari Kebaya Nasional adalah momen yang tepat bagi kita untuk merayakan kekayaan budaya kita, sekaligus menghargai kekuatan dan keindahan perempuan Indonesia,” ujar Betty.
Di PLTGU Tambak Lorok, lanjut Betty, kami, Srikandi PLN Indonesia Power UBP Semarang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan suportif, di mana setiap individu, khususnya perempuan, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal.
Kontribusi mereka tidak hanya memperkuat kinerja perusahaan, tetapi juga membawa perspektif baru dan inovatif untuk tantangan energi yang kompleks.
“Srikandi PLN Indonesia Power bukan hanya organisasi, tetapi juga wadah bagi karyawati PT PLN Indonesia Power UBP Semarang untuk berkontribusi terhadap community dan masyarakat yang mendukung pencapaian GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion),” imbuhnya.
PT PT PLN Indonesia Power UBP Semarang percaya bahwa keberagaman adalah kekuatan. Dengan terus mendukung dan memberdayakan perempuan, perusahaan tidak hanya membangun tenaga kerja yang lebih kuat dan inovatif, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih adil dan setara.
“Keberadaan perempuan dalam industri pembangkitan listrik adalah bukti nyata bahwa tidak ada batasan bagi siapa pun untuk berkarya dan berinovasi, demi masa depan energi yang lebih cerah,” tandasnya.
Ning S













