blank
Lapas Perempuan Semarang jadi lokasi Stula Kejaksaan Agung. Foto: Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang menjadi salah satu lokasi kegiatan studi lapangan (Stula) Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan III, IV, dan V Kejaksaan RI pada Kamis (31/7/2025).

Sebanyak 15 orang peserta dari Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia ini menerima pemaparan dari Kepala Seksi Bimbingan Narapidana-Anak Didik (Kasi Binadik), Tetty Ernawati terkait program pembinaan yang diterapkan di dalam Lapas, baik dari sisi kepribadian maupun kemandirian warga binaan.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempelajari bagaimana kepemimpinan dijalankan dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan, termasuk menghadapi tantangan pembinaan yang kompleks dan dinamis.

Pada kesempatan tersebut dilakukan peninjauan ke berbagai area strategis dalam Lapas. Diantaranya blok hunian warga binaan, bengkel kerja tempat pelatihan keterampilan, dan Klinik Pratama sebagai sarana pelayanan kesehatan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Plh Kepala Lapas Perempuan Semarang, Sri Utami menyampaikan rasa bangga atas dipilihnya Lapas sebagai salah satu lokasi studi lapangan PKP Kejaksaan RI. “Kegiatan ini menjadi momen baik untuk menunjukkan transparansi dan sinergi antarinstansi pembinaan yang holistik terhadap warga binaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan studi lapangan ini, para peserta diharapkan mampu mengadopsi nilai-nilai kepemimpinan, inovasi pelayanan, dan pendekatan humanis yang selama ini telah dijalankan oleh Lapas Perempuan Semarang dalam membina para WBP.

Sinergi lintas sektor seperti ini menjadi kunci dalam memperkuat sistem penegakan hukum dan pemasyarakatan di Indonesia.

Ning S