blank
Bupati Indrata Nur Bayuaji (kedua dari kiri) bersama Dandim Letkol (Arh) Imam Musahirul (kiri) dan Kapolres AKBP Ayup Diponegoro (ketiga dari kiri), memimpin gerakan massal tanam jagung musim tanan Kuartal-III.(Dok.Prokopim Pacitan)

PACITAN (SUARABARU.ID) – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji beserta Kapolres dan jajaran Forkompimda, tampil memimpin gerakan bersama penanaman jagung (Zea Mays). Ini dilakukan dalam upaya mendukung tercapainya swasembada pangan nasional.

Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, gerakan tanam jagung tersebut sebagai tindak lanjut dari program pemerintah, dalam upaya mendukung tercapainya swasembada pangan Tahun 2025. Yang secara nasional, diprakarsai oleh institusi kepolisian bersama seluruh jajaran Polres, termasuk di dalamnya adalah Polres Pacitan Polda Jawa Timur.

Gerakan massal tanam jagung di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur ini, masuk dalam agenda penanaman jagung Kuartal-III di lahan baku persawahan. Penanaman jagung ini, berlangsung di lahan milik TNI dan menjadi wujud kolaborasi antara Polres Pacitan bersama Kodim 0801 Pacitan.

Masa tanam Kuartal-III ini, diharapkan bisa mengulang sukses penanaman jagung di Kuartal-II. Menurut Kapolres Pacitan AKBP Ayup Diponegoro, program ini untuk mendukung swasembada pangan dengan melibatkan semua pihak. “Terima kasih kepada Bulog yang telah menampung panen jagung kita di Kuartal-II dengan harga yang cukup baik,” kata Kapolres.

Sinergitas

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, menilai, program ini telah membuktikan bagaimana sinergitas itu penting untuk mencapai tujuan. Orang pertama di Kabupaten Pacitan ini, mengharapkan dukungan semua pihak, termasuk dari jajaran dinas instansi terkait dan juga dari masyarakat petani.

“Saya sangat menyambut baik program ini, karena bisa menjadi contoh yang baik tentang bagaimana pentingnya kolaborasi dan bersinergi,” tandas Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Harapan dan dukungan yang sama, juga disampaikan oleh Dandim 0801 Pacitan Letkol (Arh) Imam Musahirul. Yang secara antusias, memberikan dukungan terhadap  program penanaman jagung menuju swasembada pangan ini. Hal ini perlu diwujudkan, karena ketahanan pangan adalah bagian dari pertahanan.

“TNI tidak akan diam diri, apapun program pemerintah melalui instansi apapun, kami siap membantu. Semoga kolaborasi ini terus terjalin baik,” tegas Dandim 0801 Pacitan Letkol (Arh) Imam Musahirul.(Bambang Pur)