KEBUMEN (SUARABARU.ID) – BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengimbau para nelayan Kebumen dan sekitar tidak melaut sehubungan ombak yang besar serta angin kencang.
Imbauan itu berlaku sejak Selasa (29/7) sampai Kamis (31/7) dan telah disebarluaskan kepada para nelayan serta rukun nelayan pantai selatan Jawa, khususnya nelayan Kebumen. Bahkan BPBD Kebumen dan Tim SAR nelayan Lawet Perkasa juga turut menyebarluaskan imbauan dari BMKG tersebut.
Apalagi selain gelombang tinggi, cuaca pantai Kebumen juga kurang bersahabat. Sejak Senin (28/7) pagi hujan melanda wilayah Kebumen disertai angin laut cukup kencang. BMKG memperkirakan dalam tiga hari ke depan tinggi gelombang pantai selatan 2,5 meter sampai 4 meter.

Komandan SAR Nelayan Lawet Perkasa Ayah Beja saat dihubungi membenarkan, kondasi ombak laut selatan sangat besar. Angin juga bertiup sangat besar. Pihaknya telah meminta para nelayan di seluruh pantai selatan untuk tidak melaut atau tidak beraktivitas.
“Tadi pagi nelayan TPI Logending mencoba melaut gagal, dan saya minta agar berhenti melaut karena ombak laut sangat besar. Kami juga sudah mengumumkan imbauan BMKG kepada para nelayan agar tidak beraktiviast sampai Kamis mendatang,”tandas Beja di Desa Karangduwur Ayah.
Sementara itu Humas Pusdalops BPBD Kebumen Heri Purwoto menyatakan, kondisi perairan pantai selatan hari Selasa 29/7 ini sampai beberapa hari ke depan diperkirakan ombak tinggi. Untuk masyarakat yang beraktivitas di pesisir harus berhati-hari.
“Jauhi bibir pantai, hindari segala aktivitas di dekat laut baik itu bermain, berenang, menikmati pantai dari jarak yang aman,”tandas Heri.
BPBD Kebumen meminta masyarakat di pesisir selatan tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dari sumber terpercaya, seperti BMKG atau BPBD Kebumen. Informasi cepat bisa meminimalkan potensi risiko bencana dan musibah.
“Jika aktivitas anda dekat dengan pantai, pertimbangkan untuk mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi dan siapkan rencana evakuasi jika diperlukan,”pinta Heri.
Bagi para nelayan, BPBD Kebumen memohon pertimbangkan keselamatan dengan ketinggian gelombang saat ini. Jika terpaksa melaut setelah kondisi membaik, pastikan semua peralatan keselamatan berfungsi dengan baik. Meliputi pelampung, radio, GPS, dan lainnya.
Komper Wardopo













