JEPARA (SUARABARU.ID) — Dalam semangat berbagi di bulan Muharram yang penuh berkah, SMP Negeri 3 Welahan mengadakan kegiatan santunan anak yatim di lingkungan sekolah pada Kamis (24/7). Acara yang berlangsung di Mushola SMP ini diikuti oleh jajaran pimpinan sekolah, guru, serta tenaga kependidikan.
Sebanyak 50 anak yatim menerima santunan sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang dari keluarga besar SMP N 3 Welahan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Duhron Firdaus, S.Pd., M.Pd, didampingi Wakil Kepala Sekolah, Nora Shofiana, S.Pd, serta Waka Kesiswaan, Taufiq Nugroho Nur, S.Sos.I., S.Pd.
Dalam sambutannya, Duhron Firdaus menyampaikan pesan menyentuh kepada para penerima santunan. “Menjadi yatim bukanlah akhir dari segalanya. Teruslah berjuang menjadi anak sholih dan sholihah, doakan orang tua dan guru-gurumu, karena kesabaran dan keikhlasan menuntut ilmu akan membuka pintu kesuksesan di masa depan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Taufiq Nugroho Nur menekankan pentingnya kedisiplinan dalam belajar dan ibadah. “Anak yatim adalah anak-anak istimewa. Kedisiplinan, rajin ngaji, dan menjaga sholat akan menjadikan kalian generasi hebat yang mampu berbakti bagi negeri tercinta ini,” katanya.
Kegiatan santunan ini juga diisi dengan tausiyah dan doa bersama oleh para guru, menambah suasana religius dan keberkahan. Meski berlangsung sederhana dan singkat, kegiatan ini berjalan dengan khidmat dan penuh haru.
Wakil Kepala Sekolah, Nora Shofiana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Terima kasih kepada semua guru, staf, dan donatur yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Mohon maaf tidak bisa menyebutkan satu per satu, namun semoga Allah membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 3 Welahan tak hanya menanamkan nilai kepedulian sosial, namun juga meneguhkan komitmen untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berjiwa empati tinggi.
Hadepe – Taufiq Nugroho Nur













