blank
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho didampingi Dirlantas Polda Jateng, Kombes M. Pratama Adhyasastra dan Waka Polda, Brigjen Latif Usman. Foto: Ning S (SUARABARU.ID) 

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengajak komunitas otomotif di Jawa Tengah untuk tertib dalam berlalu lintas di jalan raya, guna menguatkan budaya tertib berlalu lintas menuju Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Kakorlantas dalam acara “Polantas Menyapa” yang diikuti sekitar 450 anggota komunitas otomotif (termasuk driver) se-Jawa Tengah yang digelar jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah di Gedung Borobudur, Mapolda Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025).

“Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk komunitas otomotif, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Dikatakan, dalam kegiatan Polantas Menyapa ini paralel dengan Operasi Patuh Candi. “Saya juga memantau Operasi Patuh Candi yang sedang berjalan. Operasi patuh itu dilakukan dengan 3 cara bertindak, baik preemtif, preventif dan represif.

Pertama Preemtif, dengan melakukan pembinaan dan penyuluhan hampir 17.896 seluruh Indonesia. “Kegiatannya cukup banyak sekali, bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan komunitas, silaturahmi, ngopi bersama dengan para driver, untuk menyampaikan tentang pesan-pesan lalu lintas, bahwa keselamatan itu segala-galanya,” ungkapnya.

Ia menyebut, bahwa tilang itu dilakukan bila perlu saja. Korlantas Polri dan Polantas jajaran berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Kedua Preventif, terdapat 662 ribu kegiatan yang menghadirkan Polantas, baik itu di Jalan Tol, di kabupaten, provinsi, ataupun pedesaan dilakukan patroli untuk mengantisipasi agar masyarakat tertib berlalu lintas.

Dan ketiga Represif, dilakukan penilangan, pemeriksaan kendaraan, yang juga dilakukan dengan ETLE sebanyak 483.655 penindakan.

“Kami menekankan pada jajaran Polantas, agar dekat dengan masyarakat, bersilaturahmi untuk berkomunikasi, agar secara edukatif bisa memberikan gambaran tentang perilaku lalu lintas yang tertib,” terangnya.

Dalam operasi patuh ini, pihaknya mengharapkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Dan pada delapan hari operasi patuh candi ini ada penurunan angka kecelakaan.

“Dengan patuh dan tertib, Korlantas Polri dan Dirlantas jajaran berharap bisa meminimalisir, mengurangi peristiwa kecelakaan,” tandasnya.

Ning S