blank
Acara kontak bisnis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Ada 80.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia yang akan segera diresmikan Presiden RI Prabowo Subiyanto saat peringatan Hari Koperasi tahun 2025, 12 Juli mendatang.  Demikian disampaikan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat di depan 265 utusan Desa dan Kelurahan yang hadir dalam “Kontak Bisnis bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Wonosobo dengan Mitra Usaha” di Gedung Sasana Adipura setempat.

Afif berharap, melalui kegiatan perdagangan pada koperasi merah putih, bisa menggali ide potensi desa masing-masing untuk menjadi usaha yang produktif. Sehingga dapat mensejahterakan anggotanya, bermanfaat bagi warga desadalam meningkatkan kemakmurannya.

“Koperasi Merah Putih yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional dan percepatan pengentasan kemiskinan di tingkat desa,” ungkapnya.

Mitra Bisnis

blank
Peserta mengikuti acara kontak bisnis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka

Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Wonosobo (Disdagkop UKM) Wonosobo, Kristiana Dewi, bahwa di daerahnya akan ada 265 Koperasi Merah Putih sesuai dengan jumlah Desa/Kelurahan yang ada.

“Mitra bisnis yang dihadiri dari PT Pupuk Indonesia, PT Pertamina, Bank Jateng, Jateng Agro Berdikari (JTAB), dan PT Perum Bulog, menjadi peluang strategis untuk mitra usaha. Masing-masing dari mereka mempromosikan produk yang bisa dijadikan mitra usaha,” ungkapnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Koperasi Provinsi Jawa Tengah, Edi Sucipto menyampaikan, melalui Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi pilar kesejahteraan perekonomian yang lebih baik.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan akses kepada koperasi untuk terhubung dengan pengusaha baik tingkat lokal maupun nasional, gunamemperkuat jaringan bisnis koperasi.

 

Muharno Zarka