SEMARANG (SUARABARU.ID) – SMK Negeri 2 Jepara kembali menunjukkan eksistensinya dalam dunia kewirausahaan pendidikan dengan berpartisipasi aktif dalam Jateng Fair 2025 yang digelar di PRPP Semarang, Senin 30 Juni 2025. Melalui program Teaching Factory dan unit usaha mandiri sekolah, SMKN 2 Jepara memamerkan berbagai produk unggulan karya siswa dari berbagai kompetensi keahlian, mulai dari tata busana, animasi, keramik, logam, tekstil/batik hingga kriya kayu / furniture.
Stand SMKN 2 Jepara mendapatkan tamu spesial yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dr Sadimin, S.Pd., M.Eng yang menilai karya-karya siswa yang ditampilkan bagus dan kreatif. ”Ini karya yang luar biasa dan mampu menjadi inspirasi pelajar lainnya,» ujarnya. Ia juga minta kepada siswa yang menunggu stand selalu semangat dalam berkarya.

Disamping itu Dr Sadimin, juga memberikan tantangan kepada siswa jurusan kriya kayu untuk menghasilkan karya-karya baru, seperti sangkar burung berornamen ukiran yang memiliki pangsa pasar cukup luas. ” Kembangkan juga pemasaran dan penjualan online untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya kepada Indria Mustika, dari unit usaha mandiri SMKN 2 Jepara
Dengan mengusung tema “Kreatif, Inovatif, Mandiri”, stan SMKN 2 Jepara menarik perhatian pengunjung dengan tampilan produk berkualitas seperti batik etnik kasih dan modern, kerajinan ukir dan keramik khas Jepara, souvenir berbasis kearifan kokal, dan perhiasan logam. Produk-produk ini merupakan hasil kerja siswa dalam kegiatan pembelajaran berbasis proyek dan produksi nyata di lingkungan sekolah.

Kepala SMKN 2 Jepara, Dr. Sugiyanto,S.Pd., SST., M.Pd, menyampaikan bahwa keikutsertaan sekolah dalam Jateng Fair ini merupakan bentuk nyata implementasi link and match antara pendidikan dan dunia industri. “Kami ingin menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa sejak dini. Melalui pameran ini, mereka belajar memasarkan, berkomunikasi dengan pelanggan, sekaligus mempresentasikan produk dengan percaya diri,” ujarnya.
Partisipasi dalam Jateng Fair juga memberikan pengalaman luar biasa bagi para siswa. Mereka terlibat langsung dalam manajemen stan, promosi digital, serta transaksi penjualan. Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari guru pembimbing dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.
Selain memperkenalkan produk, SMKN 2 Jepara juga memanfaatkan momen ini untuk memperluas jaringan kemitraan dengan pelaku industri dan pengunjung dari berbagai daerah. Beberapa produk bahkan mendapat tawaran kerja sama untuk dipasarkan secara daring maupun ditindaklanjuti dalam bentuk pemesanan massal.
Dengan semangat “SMK Bisa, SMK Hebat”, SMKN 2 Jepara terus mendorong kemandirian ekonomi sekolah melalui Usaha Mandiri (Usman) yang berbasis pada potensi siswa. Keikutsertaan di Jateng Fair menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu berkontribusi dalam penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan generasi muda.
Indria Mustika













