blank
Ribuan santri TPQ di Wonosobo mengikuti Semarak Muharram dan Pawai Ta'aruf di Alun-Alun setempat. Foto : SB/dok Prokompim

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Ribuan santri Taman Pendidikan Quran (TPQ) di Wonosobo mengikuti “Semarak Muharram dan Pawai Ta’aruf” di Alun-Alun setempat, Senin (30/6/2025).

Acara yang diselenggarakan Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Quran (Badko LPQ) Wonosobo itu digelar dalam rangka untuk menyemarakkan bulan Muharram dan ajang silaturahmi bagi santri dan asatidz TPQ se-Wonosobo.

Ketua Badko LPQ Wonosobo Sholeh Rosyadi mengatakan di daerahnya terdapat sekitar 855 TPQ, 40 ribu santri dan 4 ribu asatidz (tenaga pengajar) yang tercatat secara resmi.

“Masih ada lembaga, santri dan ustadz/ustadzah, yang belum tercatat di Badko LPQ. Jadi kemungkinan jumlah TPQ, santri dan ustadz/ustadzah bisa lebih besar dari itu,” kata pria yang pernah jadi anggota DPRD Wonosobo itu.

Ketua Panitia Semarak Muharram dan Pawai Ta’aruf Badko LPQ Wonosobo K Achmad Zubaidi menyebut acara tersebut diramaikan dengan pawai santri, panggung hiburan, santunan yatim piatu dan pembagian doorprize untuk para santri dan asatidz.

“Ada doorprize utama berupa paket umroh gratis bagi 2 orang senilai Rp 35 juta. Paket umroh diberikan oleh PT Queen Khadijah Idzaroh. Hadiah seekor sapi dari Badko LPQ dan dua ekor kambing dari UD Aswaja Mead Jaraksari serta hadiah hiburan lainnya,” terang dia.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Amir Husein, jajaran Forkompimda, Ketua Baznas Wonosobo Priyo Purwanto, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Wonosobo.

Cinta Alquran

blank
Ada doorprize paket umroh gratis pada acara Semarak Muharram dan Pawai Ta’aruf di Alun-Alun setempat. Foto : SB/dok Prokompim

“Di era modern ini, kita dihadapkan pada berbagai tantangan yang dapat mengikis nilai-nilai luhur agama. Hendaknya momentum ini, menjadi ghirah atau semangat untuk menumbuhkan kembali tradisi membaca Alquran sekaligus menggali dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya,” ujar dia.

Sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan cahaya penerang, Alquran membimbing umat untuk membangun fondasi masyarakat yang berakhlak mulia dan beradab. Meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan Alquran yang merupakan sumber ilmu dan pengetahuan yang tak terbatas.

“Maka, sudah menjadi tugas kita bersama untuk memastikan bahwa setiap generasi Wonosobo memiliki akses yang memadai terhadap pendidikan Alquran yang berkualitas,” tambah Wakil Bupati Wonosobo.

Pemkab Wonosobo, imbuh dia, terus mendorong tumbuhnya semangat belajar dan mengajar terhadap pemberantasan buta aksara Alquran. Termasuk melalui program “Tamat SD Khatam Al-Qur’an”.

“Program tersebut diharapkan dapat mewujudkan cita-cita besar untuk membentuk generasi Wonosobo yang tidak hanya cerdas secara intelektual, melainkan pribadi-pribadi Qurani yang siap membawa kebaikan di tengah masyarakat Wonosobo,” pungkas dia.

Menurut Husein, semarak Muharram ini, sudah sepatutnya dimaknai bukan hanya sebagai tradisi tahunan, melainkan sebagai ruang pembinaan karakter Islami yang penuh harapan, khususnya para santri dan generasi muda.

 

Muharno Zarka