blank
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah didampingi Ketua MUI KH Nur Sodiq dan Kepala Kantor Kementerian Agama Sukarno pada peletakan batu pertama gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu, Selasa 24/6.(Foto:SB/Kominfo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Wakil Bupati (Wabup) Kebumen Zaeni Miftah melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Kompleks Islamic Center, Jalan Tentara Pelajar, Selasa (24/6)

PLHUT dibangun di atas tanah Pemda seluas 400 meter persegi, berdekatan dengan Sanggar Pramuka dan Masjid YAMP Al Amien.

Peletakan batu pertama Gedung PLHUT dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kebumen KH Nur Sodiq dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Dr H Sukarno serta para pejabat terkait.

Wabup Zaeni Miftah dalam sambutannya mengungkapkan, pembangunan PLHUT ini merupakan hibah dari Pemkab sebagai salah satu ikhtiar mulia untuk memberikan pelayanan yang semakin mudah, cepat, nyaman, dan terintegrasi bagi para calon jamaah haji dan umrah di Kebumen.

“Pembangunan PLHUT ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat, untuk kemudahan layanan haji dan umrah,”ujarnya.

blank
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menyerahkan tumpeng kepada Kepala Kantor Kementerian Agama setempat Sukarno, Selasa 24/6.(Foto:SB/Kominfo)

Pihaknya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama Kebumen, yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Kami di Pemerintah Daerah tentu menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pembangunan gedung ini, sebagai bagian dari sinergi yang erat antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama,”tandas Zaeni.

Dengan hadirnya Gedung PLHUT ini  ia berharap pelayanan haji dan umrah di Kebumen akan semakin profesional, semakin dekat dengan masyarakat, dan memberikan kemudahan dalam setiap prosesnya.

Lebih dari itu, Wabup berharap Gedung PLHUT ini kelak menjadi pusat edukasi, pembinaan, dan konsultasi keagamaan yang terbuka, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat, tidak hanya bagi calon jamaah haji dan umrah saja.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kebumen Sukarno didampingi Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kebumen Suwaibatul Aslamiyah mengatakan, pembangunan PLHUT ini menelan anggaran Rp 2,8 Miliar dengan ukuran 10 x 20 meter persegi, berdiri di atas tanah seluas 400 meter persegi, yang merupakan hibah dari Pemkab Kebumen.

“Untuk gedungnya sendiri kita siapkan dua lantai. Lantai satu untuk pelayanan, lantai dua untuk aula, kita targetkan selesai pada Oktober 2025,”jelas Suwaibatul.

Dengan gedung ini, maka ke depan layanan haji dan umrah akan menjadi satu, baik pada saat pendaftaran, pembayaran, dan juga pembatalan. Termasuk persiapan pemberangkatan dan kepulangan, semua layanan ini tersedia jadi satu di PLHUT.

“Kalau kemarin-kemarin mereka mendaftar haji di Kemenag, kemudian balik lagi bayarnya di bank. Kalau besok ini semua jadi satu, karena disini ada loket pendaftaran dan juga pembayaran, serta pembatalan,”terang Suwaibatul.

Suwaibatul menyatakan, PLHUT sangat dibutuhkan mengingat semakin banyaknya masyarakat Kebumen yang ingin mendaftar haji setiap tahunnya. Setiap hari masyarakat yang mendaftar haji di Kemenag bisa lima orang, bahkan pernah sampai 25 orang.

“Jamaah haji Kebumen ini peringkat ketiga terbesar di Jateng. Rata-rata setiap hari yang daftar itu lebih dari lima, pernah sehari itu 25 orang daftar haji, dengan masa antri 32 tahun,”imbuh Suwaibatul.

Komper Wardopo