blank
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris berfoto bersama penerima bantuan Alsintan. Foto: Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), serta Brigade Pangan.

Penyaluran alsintan ini merupakan langkah nyata untuk mempercepat masa tanam dan meningkatkan produksi padi, sejalan dengan visi-misi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Pertanian merupakan sektor strategis yang menopang ketahanan pangan. Pemanfaatan alsintan sangat krusial untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani,” ungkap Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, saat menyerahkan bantuan pada Selasa (10/6/2025).

Tahun ini, Kabupaten Kudus menerima bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian berupa 10 unit traktor roda dua, 1 unit traktor roda empat, 3 unit rice transplanter, dan 5 unit combine harvester berukuran besar.

Bantuan tersebut ditargetkan dapat mempercepat proses olah tanah, tanam, hingga panen, serta meningkatkan hasil dan mutu produksi pertanian. Alsintan ini juga mendukung percepatan tanam maksimal 14 hari setelah panen, guna mengoptimalkan luas tanam padi.

blank
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyebutkan Kudus surplus pangan 20 persen. Foto: Ali Bustomi

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Didik Prasetyo, mengungkapkan bahwa hingga Mei 2025, luas tanam padi telah mencapai 12.279 hektare atau sekitar 37 persen dari target nasional sebesar 33.245 hektare.

“Peningkatan ini merupakan hasil sinergi dari berbagai upaya seperti pompanisasi, pembukaan lahan tidur, serta pemanfaatan alsintan hibah maupun milik Brigade Pangan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa alsintan yang disalurkan merupakan hibah dan harus dimanfaatkan secara kolektif oleh kelompok tani. Penerima bantuan juga diwajibkan untuk merawat dan menggunakan alsintan sesuai pedoman teknis serta mendukung program percepatan tanam padi.

“Kelompok tani penerima diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan pertanian di desanya masing-masing,” tambah Didik.

Melalui penyaluran bantuan alsintan ini, Pemerintah Kabupaten Kudus optimistis dapat memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Ads-Ali Bustomi