blank
Para nelayan terlibat dalam pembuatan fasilitas, di Sunrise Land Lombok, dalam Praktisi Mengajar, yang diadakan Prodi Pariwisata USM. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Program Studi Pariwisata, Universitas Semarang (USM), menggelar kegiatan Praktisi Mengajar, pada Rabu (21/5/2025), di Pantai Sunrise Land Lombok, Lombok Timur.

Peserta kegiatan ini merupakan mahasiswa semester enam, Jurusan Pariwisata, yang sedang menempuh mata kuliah wisata bahari, bersama sejumlah mahasiswa lain. Dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber Direktur Sunrise Land Lombok, Lombok Timur, Qori’ Bayyinaturosyi MSc.

Dosen Pengampu Mata Kuliah Wisata Bahari, Muchammad Satrio Wibowo SKel MSc mengatakan, kegiatan mengambil tema ‘Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Pantai di Sunrise Land Lombok’.

BACA JUGA: Fakultas Hukum USM Lepas 36 Lulusan

”Praktisi mengajar merupakan kegiatan yang penting dalam proses pembelajaran. Para mahasiswa dapat belajar langsung dari teori yang diajarkan di kelas, dengan contoh pengelolaan dari lapangan, yang disampaikan pemateri. Teori mendasari praktik, praktik melengkapi dari teori,” ujar Satrio.

Dalam paparannya, Qori’ menyebutkan, Sunrise Land Lombok merupakan sebuah objek wisata pantai, yang terletak di wilayah Labuan Haji, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Pantai ini memiliki beberapa spot menarik, seperti menikmati matahari terbit (sunrise), memancing, water sport dan wisata edukasi konservasi penyu.

BACA JUGA: Pelatihan Jaringan Komputer Kabel di SMK Pembangunan Mranggen Bareng Tim PKM USM

”Letak yang strategis dan potensi melimpah dari pantai ini, merupakan hal yang memecut saya untuk mengembangkannya. Selain itu, saya juga mempunyai keinginan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, melalui pariwisata,” jelas Mas Qori, sapaan akrabnya.

Ditambahkan dia, pihaknya mulai merintis objek wisata itu pada 2022 silam. Partisipasi masyarakat dipilih, dan menjadi konsep dalam pengelolaan Sunrise Land Lombok.

”Partisipasi masyarakat sebaiknya dilakukan pada setiap tahap, mulai dari perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi. Dengan konsep ini, dapat mendatangkan manfaat untuk masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Riyan