blank
Divara, pelajar SMKN 1 Jepara puji pelajar mengukir dan kehebatan perempuan Jepara. Foto: Hadepe

JEPARA (SUARABARU.ID) – Tema besar Pelajar Mengukir yang menjadi tema peringatan Hari Pendidikan Nasional Kabupaten Jepara tahun 2025 mendapat banyak pujian. Sebab dapat menggugah kesadaran bersama tentang pelestarian seni ukir yang kian ditinggalkan pewarisnya.

Sebab dalam kegiatan kegiatan tersebut, bukan hanya digelar lomba ukir yang diikuti oleh sekitar 1150 pelajar, tetapi juga ada peluncuran 6 buku ajar seni ukir, pameran ukir oleh pengrajin hingga demo ukir oleh para juara lomba ukir perempuan dan laki-laki tahun 2024.  Juga ada tari K

Salah satu yang memuji adalah  Divara (16). Ia pelajar kelas 10 di jurusan Teknik dan Komputer Jaringan SMKN 1 Jepara  siswa. Ia menyebut peringatan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Pokoknya keren banget dengan tema yang diangkat, pelajar mengukir,” tutur dia saat mengunjungi stan Yayasan Pelestari Seni Ukir Jepara.

Apalagi disini ada peragaan ukir oleh perajin ukir perempuan. Ia mengaku sangat kagum dengan keahlian yang dimiliki. “ Bu Rumini juga sangat ramah dan menawari saya untuk mengukir. Bahkan kemudian  mau mengajari saya mengukir. Beliau juga sangat pintar mengukir,” tutur Divara yang mengaku baru pertama kali pegang pahat. Apalagi yang mengajari adalah juara ukir perempuan, tambahnya.

blank
Wisatawan asal Belanda ini mengagumi kepandaian mengukir perempuan Jepara. Foto: Hadepe

Menurut Divara pelestarian seni ukir seperti yang dilakukan melalui peringatan Hari Pendidikan  Nasional ini sangat perlu dilakukan. Sebab penanaman kecintaan pada seni ukir memang harus dimulai dari usia dini. “Sewaktu saya di SD dan SMP tidak ada pelajaran seni ukir,” ujarnya.

Padahal menurut Divara, Jepara memiliki potensi besar seni ukir. “Sepengetahuan saya tidak banyak kota yang memiliki  potensi seni ukir seperti Jepara. Jadi sayang kalau kemudian  ditinggalkan pewarisnya,” pungkas Divara.

Pujian joga datang dari John, seorang wisatawan yang melihat demo ukir yang dilakukan  oleh Rumini, Sri Maryati dan Siti Zulfah. Mereka adalah juara  lomba ukir tahun 2024. John nampak mengaggumi cara mereka mengukir. “Bagus sekali dan sangat indah” ujar pria dari Belanda ini

Hadepe