blank
Wali Kota Damar Prasetyono didampingi Wakil Wali Kota dr Sri Harso (tengah) menekan sirine menandai peluncuran "Transportasi Wisata Gratis". (Bag Prokompim , Pemkot Magelang)

 

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Pemkot Magelang meluncurkan Program “Transportasi Wisata Gratis”. Tujuannya untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan dan edukasi wisata sejak dini.

 

Peluncuran dilakukan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono di Terminal Tipe C Magersari Kota Magelang, Selasa (29).

 

Acara itu dihadiri Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso, Sekda Kota Magelang Hamzah Kholifi, sejumlah kepala OPD, kepala sekolah, pelajar SD dan tamu undangan lainnya.

 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengutarakan, program transportasi wisata gratis ini bukan sekadar ajakan untuk berwisata. Melainkan menjadi langkah strategis untuk membangun karakter dan Kota Magelang sejak dini.

 

“Program ini untuk (siswa) Kota Magelang dulu, wisata gratis,” kata Damar.

 

Dia mengatakan, tahap awal program ini didukung  tiga unit bus, masing-masing mengangkut 75 orang. Adapun rute perjalanannya menggabungkan ‘Magelang Bercerita’ untuk memperkenalkan sejarah Kota Magelang kepada anak-anak, dan ‘Magelang Berkelanjutan’ yang menanamkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan.

 

“Kita kadang miris juga, anak sekolah yang TK atau SD, (pas ditanya) pernah ke museum ini? Ada yang belum (pernah), kasihan,” katanya.

blank
Siswa SD yang naik ‘transportasi wisata gratis’ foto bersama Wali Kota Damar Prasetyono di atas bus. (Bag Prokompim, Pemkot Magelang(

 

Dia optimistis, program ini akan membawa banyak manfaat, terutama bagi generasi muda. Oleh karena itu, Pemkot Magelang berupaya terus melakukan evaluasi secara berkala dan terukur

 

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Sarwo Imam Santosa menjelaskan, program ini menjadi bagian dari komitmen 100 hari kerja wali Kota Magelang.

 

“Adapun sasarannya adalah anak sekolah dasar kelas 4 se-Kota Magelang dan siswa difabel,” ujarnya.

 

Menurutnya, program transportasi wisata gratis ini sekaligus menjadi langkah awal kebangkitan pariwisata di Kota Magelang.

 

Pelaksanaannya dimulai April hingga Desember 2025  menggunakan tiga bus aset Pemkot Magelang.

 

Rutenya dimulai dari Terminal Tipe C, menuju IKM Centre, Makam Van Der Steur, dan Borobudur Golf. Kemudian, bus melaju ke Museum Akademi Militer (Akmil), Kebun Bibit Senopati, dan singgah di Proklim Jambon Gesikan.

 

blank
Kendaraan yang digunakan untuk melayani ‘transportasi wisata gratis’. (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

 

Lalu, perjalanan dilanjutkan menuju perpustakaan daerah dan singgah ke Museum BPK RI.

 

Selain itu, anak-anak juga diajak menuju Kantor Pemadam Kebakaran, Museum Sudirman, Plengkung, Museum Bumiputra, Alun-alun, dan Gunung Tidar.

 

“Untuk saat ini, sasarannya anak sekolah dasar kelas 4 se-Kota Magelang dan siswa difabel,” imbuhnya. (prokompimkotamgl)