KUDUS (SUARABARU.ID) – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengajak para siswa untuk membiasakan diri dengan tujuh kebiasaan positif yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ajakan ini disampaikannya saat menjadi pembina upacara di SMP Negeri 1 Dawe pada Senin (14/4).
Menurutnya, siswa merupakan generasi penerus yang kelak akan menjadi tulang punggung kemajuan bangsa. Karena itu, membentuk karakter positif sejak dini sangat penting dilakukan.
“Tujuh kebiasaan ini merupakan pondasi untuk mencetak generasi emas yang berilmu dan berakhlak mulia,” ujar Bupati Sam’ani dalam sambutannya.
Adapun tujuh kebiasaan anak hebat yang dimaksud meliputi: bangun pagi, beribadah secara rutin, aktif berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, rajin belajar, aktif dalam kehidupan sosial, serta tidur tepat waktu.
Ia menambahkan bahwa siswa yang terbiasa belajar secara aktif akan memiliki semangat tinggi untuk menggali pengetahuan, termasuk mempelajari bahasa dan ilmu baru lainnya.
“Jika tujuh kebiasaan ini diterapkan secara konsisten, maka kita akan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Apresiasi untuk Bakat dan Semangat Siswa
Bupati Sam’ani juga memberikan apresiasi atas bakat dan potensi siswa SMPN 1 Dawe yang tak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga di ranah non-akademik. Ia menyebut sejumlah siswa memiliki kemampuan menari, bermain teater, hingga baris-berbaris.
“Saya bangga dan terharu melihat semangat serta antusiasme siswa SMP 1 Dawe. Mereka memiliki semangat belajar yang tinggi dan menunjukkan bakat luar biasa,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut memberikan pesan kepada seluruh siswa agar tidak ragu dalam mengejar cita-cita. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk bermimpi dan berusaha.
“Apapun cita-cita kalian—entah ingin menjadi bupati, TNI, polisi, atau pengusaha—yang penting tetap belajar dan jangan pernah takut bermimpi,” pesannya.
Pesan Penting: Kurangi Gawai, Jaga Kesehatan
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar proses belajar mengajar berjalan lancar. Ia juga mengimbau agar siswa mengurangi penggunaan gawai saat belajar dan bagi siswi yang membutuhkan, disarankan untuk mengonsumsi tablet penambah darah.
“Fokus saat belajar itu penting. Hindari bermain gadget saat belajar agar konsentrasi terjaga. Dan jangan lupa, jaga kesehatan agar kalian bisa terus semangat mengikuti pelajaran,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Dawe, Ana Eqi Astuti, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari Bupati Kudus dalam pengembangan pendidikan di sekolahnya. Ia juga memohon doa agar sekolah mampu mencetak generasi yang unggul dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bapak Bupati. Semoga kami dimudahkan dalam mendidik anak-anak menjadi generasi penerus yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” pungkas Ana.
Ali Bustomi













