WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bersamaan dengan tugas pengamanan arus balik Lebaran Idul Fitri 1443 H, di Wonogiri juga dilakukan Operasi Yustisi penegakan disiplin (Gakplin) protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19.
Menggelar Operasi Yustisi bersamaan dengan tugas pengamanan lebaran, dilakukan dalam kiat mengantisipasi agar momentum keramaian Lebaran tidak menjadi pemicu kemunculan penyebaran Covid-19.
Itu sebagaimana dilakukan oleh jajaran Koramil di lingkup Kodim 0728 Wonogiri. Yakni Koramil-03 Ngadirojo, Koramil-10 Wuryantoro Koramil-19 Purwantoro, Koramil-19 Sidoharjo dan Koramil-04 Nguntoronadi.
Di Ngadirojo, dilakukan dengan melibatkan gabungan dari personel Polsek dan tenaga kesehatan (Nakes) dari Klinik As Syifa. Mereka melaksanakan operasi yustisi Gakplin di lintas jalan antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Ponorogo (Jatim).
Tiga Pilar
Sasarannya, masyarakat yang melakukan aktivitas di keramaian publik, termasuk para pelintas wilayah dan pedagang serta pengguna jalan lainnya. Utamanya yang abai mengenakan masker.
Kepada mereka, diberikan sanksi teguran secara lisan dan pemberian pemahaman bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut diberikan hadiah masker untuk langsung dipakai di tempat.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol (Inf) Deni Octavianto dan Danramil 03/Ngadirojo Kapten (Inf) Sunardi melalui Penerangan Kodim Serma Indra, menyatakan, operasi yustisi tersebut merupakan upaya tiga pilar guna mendisiplinkan masyarakat.

Tujuannya, agar dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, termasuk dalam beraktivitas di keramaian lebaran, selalu mengikuti protokol kesehatan (Prokes) dalam upaya pencegahan wabah virus corona.
Data Covid
”Kami juga memberikan wawasan dan pemahaman tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan di saat liburan lebaran, tandas Kapten (Inf) Sunardi.
Tindakan sama juga disampaikan di wilayah Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, oleh personel Babinsa. Itu sebagaimana dilakukan Serka Ratno dari Koramil-10 Wuryantoro, saat bersamaan melakukan patroli keamanan Lebaran Idul Fitri 1443 H di Kelurahan Wuryantoro.
Kepada masyarakat diberikan pemahaman bahwa pandemi Covid-19 belum juga hilang. Karena itu, diimbau untuk tetap mematuhi Prokes pencegahan wabah virus corona. Terlebih lagi, saat melakukan aktivitas di tempat keramaian publik.
Semnetara itu data terkini Covid-19 Kabupaten Wonogiri, menyebutkan, jumlah total positif sebanyak 14.269 orang. Tidak ada penambahan, yang sembuh sebanyak 12.712 orang, meninggal 1.553 orang. Saat ini yang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri masing-masing 2 orang.
Bambang Pur













