blank
Claudio Domenicali/dok

(SUARABARU.ID) – Desmosedici, motor Ducati, telah banyak mengalami perubahan dan kini mulai mudah dikendalikan.

Performa hebat Desmosedici terbukti dengan penghargaan konstruktor dan tim terbaik pada MotoGP 2021.

Pencapaian ini diapresiasi CEO Ducati Claudio Domenicali.

‘’Saya benar-benar puas dengan cara kami mengakhiri musim. Tujuan paling penting adalah untuk mengembangkan teknologi yang digunakan dalam model di jalan raya,’’ ujar Domenicali seperti dikutip dari Motosan.

Menurut pria berkebangsaan Italia ini, pihaknya tak pernah mampu membuat motor seperti pada tahun ini.

Domenicali menyebut hasil pada musim 2021 adalah yang terbaik.

Jika membicarakan Ducati, pasti tak bisa lepas dari sosok Valentino Rossi yang pernah membela tim asal Borgo Panigale ini.

Rossi, yang mulai musim depan memutuskan pensiun, memiliki memori buruk ketika membela Ducati pada 2011-2012.

The Doctor tak mampu mengendalikan Desmosedici sehingga gagal mencetak hasil yang mengesankan.

Domenicali menambahkan andai Rossi menggunakan motor Ducati versi sekarang tentu hasilnya bakal lebih baik.

Ducati telah menjelma menjadi motor yang lebih bisa digunakan semua orang.

‘’Ducati sekarang sangat berbeda. Kami tidak menyesalinya, itu adalah masa ketika kami tak bisa membuat hal bagus untuk satu sama lain,’’ papar Claudio.

Domenicalli optimistis musim depan timnya akan tampil sebagai juara dunia pada kategori pembalap.

Ducati sangat mengandalkan pembalap jebolan Akademi VR46, Francesco Bagnaia.

Dalam beberapa balapan akhir pada musim ini, Bagnaia berhasil mengasapi Fabio Quartararo, juara dunia MotoGP dari Monster Energy Yamaha.

rr