blank
Menandai deklarasi pengangkatan anak Papua sebagai anak asuh, Kapolres AKBP Christian Tobing (kiri), menyerahkan bantuan tali asih, sembako dan alat belajar.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kapolres AKBP Christian Tobing, mengangkat anak asuh para pelajar dan mahasiswa asal Papua, yang belajar di Kabupaten Wonogiri.

Acara pengangkatan anak Papua sebagai anak asuh Kapolres, berlangsung Sabtu (3/4), di halaman Mapolres Wonogiri. Dihadiri para Kabag, para Kasat dan anggota.

Kasubag Humas Polres Iptu Suwondo dan Paur Subag Humas Aipda Iwan Sumarsono, menjelaskan, ada 7 anak Papua yang berstatus sebagai mahasiswa dan pelajar di Wonogiri.

Tiga dari mereka, yakni Temin Pela, Ester Grasela Indowek, dan Yumbunik Murib, yang berstatus mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Bina Muda Wiwaran Wonogiri.

SMK Negeri I
Empat lainnya berstatus pelajar, terdiri atas Jesika Maryam Kandami, Marsalena Fatem, Beatriks Popy Wonatorey dan Yokbet Oktovina Kodidama, sebagai siswa SMK Negeri 1 Wonogiri,

Menandai deklarasi pengangkatan anak asuh, Kapolres memberikan tali asih, bantuan sembako dan perlengkapan alat belajar. Harapannya, agar terjalin koordinasi dan komunikasi serta silaturahmi yang baik.

”Jika ada kesulitan dalam belajar, agar berkoordinasi dengan orang tua asuh,” pesan Kapolres. Kegiatan ini semoga menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.

”Kita semua Indonesia, Papua adalah Indonesia. Nasionalisme harus terus digelorakan,” tandas Kapolres. Mereka itu sebagai anak yang luar biasa, rela meninggalkan orang tua untuk belajar di Wonogiri.

Bambang Pur