blank
Menandai genap satu tahun wabah corona di Indonesia, para relawan pegiat aksi Kota Bengawan, tampil menggelar teatrikal di jantung keramaian Kota Solo.

SOLO (SUARABARU.ID) – Sudah genap satu tahun pandemi Corona Virus Disease (Covid)-19 tak kunjung sirna dari bumi Indonesia. Menyikapi ini, Selasa (2/3), para relawan Kota Bengawan menggelar aksi unik turun ke jalan yang dikemas dalam sajian teatrikal. Ini untuk menandai genap satu warsa wabah corona di Nusantara.

Aksi simpatik ini digelar di jantung keramaian Kota Solo, yakni di Ruas Jalan Protokol Slamet Riyadi, tepatnya di perempatan Ngarsopura. Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor Haristanto, menyatakan, para relawan yang tampil menyajikan aksi teatrikal ini dilakukan oleh Yenyen Wahyono bersama Oki Awal Iswanto dan kawan-kawan (dkk).

Mereka tampil mengenakan busana hazmat warna-warni. Juga memakai Alat Pelindung Diri (APD) masker dan face shield, sambil menenteng poster bertuliskan ”Stop Corona.”

blank
Dalam aksi yang ditampilkan nyleneh (lain dari kebiasaan) ini, para relawan pegiat Kota Solo berupaya mengedukasi masyarakat, untuk tetap waspada terhadap wabah virus corona.

Sebagai pemrakarsa aksi adalah Mayor Haristanto. Tokoh kreatif kaya ide penerima banyak anugerah rekor dunia dari MURI ini, menyatakan, gelaran aksi teatrikal tersebut, sekaligus dimaksudkan sebagai media kampanye untuk mengedukasi masyarakat. ”Agar mereka tetap waspada dalam menyikapi wabah virus corona yang belum juga mereda,” tutur Mayor Haristanto.

Mewakili komunitas pegiat Kota Solo, Mayor, menyatakan, aksi yang unik itu sengaja ditampilkan dalam warna beda dan nyleneh (lain dari kebiasaan). Ini dimaksudkan agar menjadi sesuatu yang bernilai baru dan menghibur.

Supaya cepat mendapatkan respon dan menjadi objek focus of interest dari warga masyarakat yang lewat di jantung keramaian Kota Budaya Surakarta. Agar tujuan dari aksi tersebut, dapat mengesan di hati dan pikiran masyarakat.

Bambang Pur