blank
Para Grand Finalis Duta Genre Jateng tampil di pangung, dan masing-masing memperkenalkan diri. Foto: R. Widiyartono

SEMARANG (SUARABARU.ID) –  Perwakilan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Jawa Tenggal menyelenggarakan Grand Final Apresiasi Duta Genre Jateng di Balai Sasana Widya Praja, Srondol, Semarang, Senin 27 Juli 2026.

Grand final Apresiasi Dutra Genre Jateng ini diikuti oleh 10 pasang peserta, yang sudah tersaring dalam 10 besar, setelah sebelumnya melalui seleksi di masing-masing pemerintah kabupaten/kota di Jateng.

Suasana sangat meriah, karena masing-masing finalis membawa supporter dari daerahnya masing-masing. Mereka yang berada di belakang Gedung, riuh-rendah memukul peralatan yang dibawanya, seperti drum dan lainnya untuk mendukung jagoannya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jateng Ir Rusman Efendi MM mengatakan, kegiatan Apresiasi Duta GenRe Jawa Tengah Tahun 2026 merupakan puncak dari rangkaian proses pembinaan, seleksi, dan pengembangan kapasitas generasi muda dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

“Kegiatan ini tidak semata-mata memilih figur terbaik, tetapi juga membentuk agen perubahan yang mampu mengedukasi, menginspirasi, dan menggerakkan remaja di lingkungannya,” ujarnya.

Rusman mengatakan, Program GenRe Tahun 2026 ini mengusung tema Astraloka Karya (Remaja Berkarya, Berdampak Nyata).  Kegiatan Apresiasi Duta GenRe Provinsi Jawa Tengah, terbagi dalam tiga tahap, yaitu pra karantina yang berlangsung sejak awal Mei hingga 25 Juni 2026.

Peserta menjalani berbagai kegiatan, higga kemudian pada tanggal 26 Juli memasuki karantina di Semarang, dan grand final pada tanggal 27 Juli 2026.

Rustam memastikan, seluruh proses tersebut dilaksanakan secara objektif, transparan, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. “Dalam Grand Final Duta GenRe hari ini 10 finalis akan menyampaikan orasi masing-masing selama 90 detik tentang advokasi yang telah diimplementasikan di wilayahnya, kemudian Tim Dewan Juri nanti akan memberikan penilaian,” ujar dia.

Melalui kegiatan ini, Rustam berharap akan lahir Duta GenRe Jawa Tengah yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan kemampuan komunikasi, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian terhadap berbagai program pemerintah, isu-isu kependudukan, pembangunan keluarga, dan pengembangan potensi remaja.

Dalam kesempatan ini, Plt Kepala Dinas Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB / DP3A) Provinsi Jawa Tengah adalah Faisa Mukti Septyani, S.Sos, M.Si memberikan sambutan mewakili Gubernur Jawa Tengah.

“Kita ingin memastikan setiap remaja di Jawa Tengah memperoleh kesempatan yang adil untuk tumbuh, mengembangkan potensi, dan menyiapkan masa depannya dengan sebaik-baiknya. Namun demikian, berbagai program dan kebijakan pemerintah tidak akan mencapai hasil yang optimal apabila tidak didukung oleh keluarga yang kuat,” katanya.

Ditambahkan, rumah adalah tempat pertama seorang anak mengenal nilai-nilai kehidupan. Orang tua adalah teladan pertama. Sementara kasih sayang, perhatian, dan komunikasi di dalam keluarga merupakan bekal awal bagi seorang anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan berkarakter. Karena itu, pembangunan generasi muda harus dimulai dari keluarga.

Berkaitan dengan ini, Pemprov Jateng menyambut baik baik berbagai upaya Kemendukbangga/BKKBN dalam memperkuat pembangunan keluarga. “Penguatan peran orang tua, edukasi bagi remaja, pencegahan perkawinan usia anak, pencegahan stunting sejak dari hulu, serta penyiapan remaja agar kelak mampu membangun keluarga yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan Jawa Tengah,” katanya.

Saat berita ini diturunkan, dewan juri yang terdiri atas Dra. Diana Rusmawati, M.Psi., Psikolog, Aditya Yuda Pratama, SKM, dan Dra. Erna Sulistyowati, MM masih melakukan rapat untuk menentukan pemenang Duta Genre Jateng 2026.

R. Widiyartono