blank
Kanwil Kemenkum Jateng bekali peserta MPLS di tiga sekolah dengan penyuluhan kesadaran hukum. Foto: Dok/Humas

Selain itu juga membahas bahaya kecanduan game online yang dapat berdampak pada kesehatan, prestasi belajar, kondisi keuangan, hingga memicu perilaku menyimpang yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

Narasumber juga memberikan edukasi mengenai pencegahan kekerasan seksual dan perundungan di lingkungan sekolah. Peserta diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, pentingnya menghormati batasan pribadi (personal boundaries) dan persetujuan (consent).

Sementara itu, materi tentang bullying menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, saling menghormati, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Danang, narasumber dari Kanwil Kementerian Hukum Jawa Tengah menyampaikan, pembentukan budaya sadar hukum harus dimulai sejak usia sekolah agar generasi muda memiliki karakter yang bertanggung jawab dalam setiap tindakan.

“Melalui penyuluhan ini kami ingin menanamkan pemahaman bahwa hukum bukan untuk ditakuti, melainkan menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak. Harapannya para pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas secara digital, menghargai hak orang lain, serta terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran hukum,” ujar Danang.

Ia juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan literasi hukum yang memadai sehingga peserta didik mampu memanfaatkan media digital secara aman dan bertanggung jawab.

“Kemajuan teknologi membuka banyak peluang, namun juga menghadirkan berbagai risiko. Oleh karena itu, pemahaman terhadap UU ITE, pencegahan bullying, kekerasan seksual, hingga perlindungan hak cipta menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam menghadapi tantangan di era digital,” tambahnya.

Kepala SMK Nusaputera 2 Fery Norhendy, Kepala SMA Nusaputera Nining Tri Palupi, dan Kepala SMKN 7 Semarang Luluk Wibowo mengapresiasi kehadiran Kanwil Kementerian Hukum Jawa Tengah sebagai narasumber dalam kegiatan MPLS.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Hukum Jawa Tengah berharap peserta didik baru di SMK Nusaputera, SMA Nusaputera, dan SMKN 7 Semarang dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, memiliki kesadaran hukum yang tinggi, bijak dalam memanfaatkan teknologi.

Ning S