blank
Bupati Setyo Sukarno bersama Wakil Bupati Imron Rizkyarno (mengenakan peci deret depan kesatu dan kedua dari kanan) membagikan dana bantuan untuk para anak yatim dhuafa.(Dok.Prokopim Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Selasa (14/7/26), menyerahkan bantuan untuk para anak yatim dhuafa. Dana bantuan yang dibagikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Ini menjadi kegiatan Program Yatim Bahagia Muharam 1448 Hijriah (H), yang dikemas dengan tema Berbagi Bahagia Mengukit Senyum.

Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, acara tersebut digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri. Total bantuan yang dibagikan sebesar Rp 60 juta, untuk sebanyak 150 anak atau setiap anak menerima Rp 400 ribu.

Kepedulian terhadap anak-anak yatim dhuafa di Kabupaten Wonogiri ini, dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama para donatur, sponsor dan mitra kebaikan. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, secara langsung menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Wonogiri dalam kegiatan Program Yatim Bahagia Muharam 1448 Hijriah, Selasa (14/7) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri.  Total bantuan sebesar Rp 60 juta, sehingga tiap anak menerima Rp 400 ribu.

Megambil tema “Berbagi Bahagia, Mengukir Senyum Yatim Wonogiri,” bantuan yang dibagikan tersebut dihimpun dari berbagai muzaki (pihak yang berzakat). Yakni dari Lazismu, Lazisku, Solo Peduli, BPR BKK Jateng, Lazis Safara, Baru Toserba, ATR BPN, RS Astrini, BPS, Bakso Titoti, Apotek Ken Waras. Berikut dari Bank Wonogiri, BPR BKK Wonogiri, PT Wings, Eterniskin, Klinik Annisa, Agis Production, Bank Syariah Indonesia, Kantor Pos, Apotek Giri Husada, Klinik Assyifa, Realita, RM Nila Kencana, Bank Jateng Syariah, PDAM, Luwes Wonogiri dan Bank Mandiri.

Seleksi

Ketua BAZNAS Wonogiri, KH Ahans Mahabie, mengatakan, program Yatim Bahagia tersebut digelar setiap tahun. “Untuk Tahun 2026 ini, disalurkan kepada 150 anak yatim dhuafa yang telah kami seleksi dari kecamatan dan sekolah-sekolah, sehingga penerimanya merupakan yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Sebagai amil (lembaga yang ditugaskan untuk mengelola zakat), diberi amanah untuk menyalurkan zakat, infaq dan shadaqah dari siapapun yang ingin menyumbangkan sebagian hartanya. Selain menjalankan program Yatim Bahagia, BAZNAS Wonogiri setiap bulan juga menyalurkan zakat, infaq dan shadaqah dari ASN dan berbagai pihak.

Bupati Setyo Sukarno, menegaskan, bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi simbol kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan masyarakat dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan Muharam. Bupati mengajak seluruh ASN, dunia usaha, lembaga pendidikan, masjid, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan masyarakat, untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS.

Bupat juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Wonogiri, yang secara konsisten menjalankan amanah masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan. Semooga santunan yang diterima membawa manfaat, menambah semangat belajar, dan menjadi bekal untuk menggapai masa depan yang lebih cerah.(Bambang Pur)