GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Di hari pertama pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, terlihat calon siswa bersama orang tuanya datang ke SDN 1 Kronggen, Brati, Grobogan.
Salah satu SD negeri favorit di Desa Kronggen tersebut membuka pendaftaran murid baru secara manual.
Para pendaftar diminta untuk mengisi formulir dan menyerahkan persyaratan yang diminta seperti ijazah TK/RA, akta kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu KIP/PKH bagi yang memiliki.
BACA JUGA : Libur Anak Sekolah Bikin Penumpang Membludak, Diskon KAI 30 Persen Dongkrak Penjualan Tiket di Stasiun Ngrombo
Para guru dan staf SDN 1 Kronggen tersebut menerima kehadiran para orang tua yang akan mendaftarkan anak mereka di sekolah tersebut.
Di hari pertama pendaftaran, puluhan formulir yang terisi telah masuk. Meski demikian, pintu pendaftaran masih dibuka hingga tanggal 25 Juni 2026, sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan Grobogan.
Kepala SDN 1 Kronggen, Galih, menjelaskan kuota siswa yang dapat diterima di sekolah tersebut yakni 28 orang. Hal itu sesuai dengan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentag SPMB.
“Kita mengikuti Permen, kuota murid baru 28 orang, penerimaannya melalui jalur domisili, afirmasi, mutasi dan prestasi,” jelas Galih.
Terkait dengan syarat, Galih menjelaskan calon siswa usia tujuh tahun lebih diutamakan. Jika ada yang kurang dari itu, lebih diutamakan dengan dasar domisili yang bisa menjadi bahan pertimbangan.
BACA JUGA : Di Balik Tabuhan Kentrung, Perwakilan SDN 1 Panggang Sukses Menjaga Warisan Budaya
Ia menjelaskan, orang tua bisa mengikuti hasil perangkingan di hari kedua. Jika pendaftar ada yang usianya lebih tua, maka yang usia lebih muda siap-siap kegeser.
Galih optimis, SDN 1 Kronggen bisa memenuhi kuota, meskipun saat ini melihat potensi sekolah favorit lain di sekitarnya.
“Meskipun ada banyak sekolah yang menjadi saingan di Kecamatan Brati, tetapi kita sudah sama-sama memenuhi kuota,” tambahnya.
TYA WIDYA













