blank
Kepala Diparbud Kebumen Frans Haidar didampingi Kepala Diskominfo Kebumen Wahyu Siswanti dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Cokroaminoto pada jumpa pers di Sasana Pambiwara Diskominfo, Senin 15/6.(Foto:SB/Komper Wardopo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Pemkab Kebumen melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) terus menggaungkan even yang memadukan potensi wisata, sport dan budaya.

Melalui kegiatan bertajuk Kebumen Geopark Trail Run Ultra 2006, Diparbud akan kembali menggelar lomba lari maraton pada 27-28 Juni mendatang. Dengan empat kategori yaitu 7 km, 17 km,  30 km dan 50 km,

Jumlah seserta pada even tersebut sekitar 1.500 pelari. Terdiri atas pelari dari berbagai daerah di Tanah Air, seperti Semarang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Purwokerto hingga Palembang, serta pelari lokal.  Total hadiah sebesar Rp 78 juta.

Hal itu diungkapkan Kepala Diparbud Kebumen Frans Haidar didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen Wahyu Siswanti dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kebumen Cokroaminoto, pada jumpa pers di Sasana Pambiwara Diskominfo, Senin 15/6.

Menurut penjelasan Frans Haidar, Pemkab Kebumen sejak 2022-2025  telah menggalakkan sport tourism sebagai wisata olahraga dan hobi yang sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan cinta lingkungan, melalui lomba lari maraton menjelajahi rute berbagai objek wisata unggulan.

blank
Para wartawan mengikuti jumpa pers di Sasana Pambiwara Diskominfo Kebumen, Senin 15/6.(Foto:SB/Diskominfo)

Hasilnya, lanjut Frans Haidar, berbagai even wisata olahraga dan budaya itu telah terbukti mampu mendongkrak kunjungan wisata ke semua destinasi di Kebumen.

“Sport tourism ini bahkan mampu mempopulerkan destinasi wisata melalui olahraga, membuka peluang industri kreatif, menjadi ajang promo keindahan alam Kebumen serta memperkenalkan budaya dan wisata daerah,’’terang Frans.

Dia lantas memapartkan rute 7 K peserta lari maraton akan melalui jalur wisata Desa Karangbolong Kecamat Buayan dan Desa Pasir Kecamatan Ayah di pantai selatan.

Untuk Rute 17 K melalui Desa Karangbolong, Desa Pasir dan Desa Srati Kecamatan Ayah. Desa-desa ini semuanya di perbukitan dan di tepi pantai selatan, dengan panorama alam yang indah dan menawan.

Kemudian Rute 30 K lebih menantang bagi peserta melalui rute Desa Karangbolong, Pasir, Srati dan Karangduwur. Selain itu peserta juga melalui desa wisata Karangbolong dan  Sagara View, Bukit Jerit, Pantai Watubale, Pantai Surumanis, Pantau Lampon, Pantai Pecaron, Pantai Menganti dan Pantai Sawangan.

Sedangkan untuk Rute 50 K, pelari melewati beberapa desa di Kecamata Buayan dan Ayah. Yaitu Desa Karangbolong, Pasir, Srati, Karangduwur, Argopeni, Kalipoh, Candirenggo dan Desa Ayah.

Adapun objek wisata yang dilalui Rute 50 K  meliputi Pantai Karangbolong dan Sagara View, Bukit Jerit, Pantai Watubale, Pantai Surumanis, Pantai Pecaron, Pantai Lampon, Pantai Menganti, Pantai Sawangan, Pantai Logending, Pantai Pedalen, Curug Leses, Gua Petruk dan Pitris Ocean View.

Frans Hadiar menambahkan, guna menyukseskan Kebumen Geopark Trail Run Ultra 2026 ini melibatkan 300 personel.  Berbagai kekurangan dan masalah even tahun sebelumnya juga dievaluasi  untuk bahan perbaikan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan semua desa yang dilalui.

Guna memeriahkan even tersebut, panitia akan menggelar kirab budaya dan seni pada Sabtu 27/6, dan hiburan sendratari The Tales of Karangbolong. Kemudian pada Minggu 28/6 opening ceremoni dinihari, dan acara resmi, ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Komper Wardopo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini