blank
Wabup Kudus Bellinda Birton menyerahkan secara simbolis infaq ASN Kudus untuk bantuan sosial. Foto: ist

KUDUS (SUARABARU.ID) – Kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kudus kembali diwujudkan melalui penghimpunan infak yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Dana yang terkumpul tersebut kemudian disalurkan kepada sejumlah lembaga pengelola zakat dan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Kudus.

Penyaluran dana sosial tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, kepada Baznas, Lazisnu, dan Lazismu di Halaman Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Jumat (29/5/2026).

Dalam sambutannya, Bellinda menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan materi, melainkan bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh Pemerintah Kabupaten Kudus bersama seluruh ASN.

“Semangat berbagi dan gotong royong harus terus kita jaga bersama. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan harapan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. Saya berharap dana sosial ini dapat dikelola dengan amanah, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi warga Kudus,” ujarnya.

Kepala BPPKAD Kabupaten Kudus, Djati Solechah, menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan berasal dari infak ASN Pemkab Kudus yang berhasil dihimpun hingga mencapai ratusan juta rupiah, ditambah dana sosial kematian.

Dana tersebut kemudian disalurkan kepada lembaga-lembaga pengelola zakat dan sosial yang selama ini aktif menjalankan berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

“Pada kesempatan ini diserahkan bantuan dana sosial berupa infak ASN Pemkab Kudus dan dana sosial kematian dengan rincian Rp300.000.000 kepada Baznas Kudus, Rp80.000.000 kepada Lazisnu Kudus, serta Rp61.580.427 kepada Lazismu Kudus,” jelas Djati.

Penyaluran dana tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai program sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu, mulai dari bantuan kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kudus, Noor Badi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam pengelolaan dana sosial tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan. Insyaallah bantuan ini akan kami salurkan dan kelola sebaik mungkin agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui penghimpunan infak ASN yang mencapai ratusan juta rupiah ini, Pemkab Kudus menunjukkan bahwa budaya berbagi dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dana yang terkumpul dari kepedulian para ASN tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga Kudus.

Ali Bustomi