
“Program Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru ini merupakan bentuk kolaborasi dan kepedulian Polri dalam mendukung eliminasi TB di Indonesia. Kami mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai tracer di lapangan untuk membantu menemukan kasus lebih dini, melakukan edukasi kepada masyarakat, serta memastikan penderita TB mendapatkan akses pengobatan yang tepat,” kata Artanto.
Ia menyebut, keberhasilan penanganan TB tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata, namun membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.
“Melalui sinergi lintas sektor, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya TB semakin meningkat, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, angka penularan dapat ditekan,” terangnya.
Artanto juga menegaskan, Polda Jateng berupaya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan publik.
“Penanganan TB paru bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. Kami mendukung penuh langkah Biddokkes bersama stakeholder terkait dalam memperkuat edukasi, tracing, dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tandasnya.
Ning S













