blank
Bangun Kebersamaan di Desa, Satgas TMMD memasak bersama warga. Foto: Dok/Pendim

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Satgas TMMD memasak bersama warga di rumah Painah, tepatnya di Dukuh Gadung Sari, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang.

Bukan hanya aroma masakan yang tercium dari dapur sederhana itu, tetapi juga kebersamaan yang terjalin erat antara warga dan anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.

Di lantai rumah yang bersahaja, sejumlah ibu tampak sibuk menyiapkan bahan makanan. Di antara mereka, hadir seorang prajurit TNI, Mukti, yang tanpa canggung ikut membantu pekerjaan dapur. Tangannya yang biasa memegang peralatan berat, kini lincah mengupas bawang putih, menyatu dalam aktivitas sederhana namun penuh makna.

Tak ada sekat, tak ada jarak. Yang ada hanyalah kebersamaan. Canda ringan sesekali terdengar, mencairkan suasana. Ibu-ibu memotong cabai dan menyiapkan bahan masakan, sementara Mukti ikut bekerja dengan penuh keikhlasan. Pemandangan ini seolah menggambarkan satu keluarga besar yang saling membantu dan berbagi.

Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat memang tidak hanya tentang pembangunan fisik. Lebih dari itu, mereka hadir untuk menyatu dengan kehidupan warga, merasakan kesulitan, dan ikut memberikan solusi.

Salah satu warga, Pariyem (67), mengungkapkan rasa syukur atas program TMMD yang kini hadir di desanya. Ia menuturkan bahwa selama ini warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kadang kami ambil air dari sawah, karena sumur banyak yang mengandung kapur. Kami sangat senang sekarang dibangunkan sumur bor,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Bagi warga, pembangunan sumur bor bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan jawaban atas kebutuhan dasar yang selama ini menjadi persoalan sehari-hari.

Di luar rumah, pekerjaan fisik terus berlangsung. Sumur bor sedang dikerjakan, harapan sedang digali. Namun di dalam rumah, di dapur kecil itu, terbangun sesuatu yang tak kalah penting, kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Melalui momen sederhana ini nilai kebersamaan, kepedulian, dan kemanusiaan tumbuh dengan kuat. TMMD tidak hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.

Di situlah makna sejati pengabdian terlihat ketika prajurit dan rakyat menyatu, bekerja bersama, dan saling menguatkan demi masa depan desa yang lebih baik.

Agus S