WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebanyak 300 pelajar Kelas VII dari SMP Negeri 1 Wonogiri, Jawa Tengah, melakukan praktik simulasi pemungutan suara (coblosan) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri.
Itu dilakukan, saat mereka melaksanakan program kunjungan edukatif Dhayohe KPU. Rombongan siswa yang melakukan outing class ini, datang ke Kantor KPU Wonogiri dengan didampingi jajaran guru pendamping. Kedatangan mereka, disambut langsung oleh para Komisioner bersama personel Sekretariat KPU Kabupaten Wonogiri.
Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Satya Graha, dalam sambutannya menekankan, KPU Wonogiri terbuka kerjasama dengan sekolah-sekolah untuk pendidikan pemilih. Satya Graha, berharap, Kantor KPU Kabupaten Wonogiri menjadi pusat studi, yakni tempat pembelajaran bagi siapapun. Terutama bagi para calon pemilih pemula. Baik para siswa SMP/MTs dan SMA/MA/SMK yang ingin belajar tentang kepemimpinan, demokrasi dan ke-Pemilu-an.
Untuk memastikan materi yang diberikan dapat terserap maksimal oleh para siswa, dalam kegiatan edukatif dhayohe KPU tersebut, sengaja dibagi menjadi tiga kelompok, yang dipilah menjadi tiga zona pembelajaran yang terpisah. Pertama, zona indoor yang terletak di Aula KPU, dengan Mentor Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Irawan Ary Wibowo. Yang memaparkan materi mengenai demokrasi dan Pemilu, yang juga diselingi dengan kuis interaktif.
Kedua, zona outdoor atau simulasi pencoblosan, yang dipandu oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Toto Sihsetyo Adi, Ketiga, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Doni Hafidian, tampil menjadi pembimbing pada sesi mengajak para siswa untuk berperan aktif sebagai petugas TPS dan Pemilih. Ini dilakukan melalui simulasi praktek coblosan.
Roomtour
Dengan pemilahan pembimbingan ini, para siswa dapat merasakan langsung pengalaman sebagai pemilih dan menjadi petugas pelayanan coblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mereka tidak saja menerima teori dan simulasi. Para siswa juga diajak menyelami Sejarah Pemilu dfi Tanah Air, melalui Zona Lorong Demokrasi. Kegiatan ini, dipandu langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Wonogiri Satya Graha beserta Anggota KPU Wonogiri Dwi Prasetyo yang menjabat sebagai Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi.
Para siswa dibimbing melakukan roomtour edukatif, agar memiliki pemahaman mengenai seluk beluk perjalanan panjang demokrasi Indonesia yang disampaikan secara runtut.
Para guru pendamping dari SMPN 1 Wonogiri, mengapresiasi langkah KPU yang membuka pintu bagi pelajar untuk mempelajari tentang demokrasi. Dengan adanya program Dhayohe KPU, pihak KPU Kabupaten Wonogiri berupaya konsisten menanamkan semangat berdemokrasi sejak dini.
Melalui langkah ini, para siswa diharapkan menjadi generasi penerus bangsa, yang pada saatnya nanti telah siap menjadi pemilih, yakni untuk ikut coblosan pada penyelenggaraan Pemilu. Yakni menjadi pemilih yang cerdas, berdaulat dan bertanggung jawab.
Baik saat mengikuti Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden-Wakil Presiden, Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur. Juga ketika melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), baik untuk pemilihan Bupati-Wakil Bupati, mapupun Pemilihan Walikota-Wakil Wali Kota.(Bambang Pur)













