blank
Komisi B DPRD Jepara bersama pelaku usaha mebel Metaraya.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Di tengah lesunya industri mebel di Kabupaten Jepara, pelaku usaha furniture yang menamakan dirinya Mebel Tahunan Raya (Metaraya) menginisiasi pertemuan dengan para stakeholder untuk monitoring dan evaluasi terkait pengawasan dan pengelolaan UMKM pengrajin kayu.

Pertemuan yang dihadiri Komisi B DPRD Kabupaten Jepara yang terdiri dari Akhmad Faozi, Farah Elfirajun, Chairul Anwar, Mohammad Adib, Moch. Achlis Ferdyansyah ini juga dihadiri dari Pemerintah Desa Tahunan, Diskopukmnakertrans Jepara serta pengurus Metaraya.

Dialog mengerucut mencari solusi bagaimana membangkitkan kembali kejayaan industri mebel di Jepara khususnya di Tahunan yang selama ini sudah mempunyai trademark sebagai kawasan sentra mebel.

“Sesuai tupoksi kami di Komisi B, yang membidangi membidangi perekonomian dan keuangan, mencakup sektor pertanian, perikanan, pariwisata, UMKM, dan perindustrian, kami akan selalu bersinergi dan memberikan dorongan terhadap para pengusaha mebel di Jepara”, ujar Farah Elfirajun, dalam sambutannya pada acara  yang digelar di Vista Homedeco, Tahunan.

Senada dengan Fira, sapaan akrab politisi NasDem tersebut, Akhmad Faozi Anggota F-Golkar yang juga pengusaha mebel di Tahunan ini juga menekankan perubahan mindset dalam memasarkan produk mebel.

“Regenerasi itu sangat penting dan diperlukan untuk mengembangkan usaha mebel yang sudah bergeser ke dunia digital ini”, ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM dari Diskopukmnakertrans Jepara, Arifin menyampaikan terkait beberapa program yang mungkin bisa diikuti oleh UMKM yang ada di Tahunan.

“Diskopukmnakertrans Jepara dalam waktu dekat ini akan menggelar pelatihan UMKM salah satunya adalah pelatihan packaging”, tandasnya.

Agenda pertemuan pengurus Metaraya, Diskopukmnakertrans serta Komisi B DPRD Jepara ini diharapkan bukan hanya menjadi forum yang pertama atau terakhir dalam usaha mengembangkan dan mengembalikan kejayaan mebel di kawasan Soekarno-Hatta Tahunan.

Salah satu pembahasan utama dalam forum tersebut tercetus  rencana pelaksanaan program kerja Pemerintah Kabupaten Jepara, yaitu Octofest pada bulan Oktober.

Pelaksanaan Octofest di Desa Tahunan, terutama di kawasan Jalan Soekarno-Hatta yang penuh akan showroom mebel, diharapkan bisa membangkitkan gairah mebel di daerah tersebut sehingga perputaran ekonomi secara makro bisa tercapai.

ua/erik