WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Polres Wonogiri menggelar turnamen e-sport mobile legends bagi para pelajar. Dalam kegiatan ini, sekaligus dijadikan ajang untuk menananamkan pentingnya nilai-nilai menjaga situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, turnamen e-sport mobile legends Kapolres Wonogiri Cup Tahun 2026 ini, diikuti para pelajar jenjang pendidikan tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini digelar di hall dan Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri.
Turnamen tersebut diikuti sebanyak 32 tim dengan total 160 peserta. Seluruh peserta adalah siswa-siswi dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Wonogiri. Event ini, dimulai sejak Pukul 08.00, diawali dengan registrasi peserta dan berlangsung hingga sore hari.
Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Kapolres Wonogiri yang diwakili oleh Kasat Lantas AKP Julius Marlon Gawe. Bersamaan dengan acara pembukaan, para peserta mengucapkan Ikrar Generasi Muda Peduli Kamtibmas yang dipimpin oleh Kasat Binmas Iptu Raymond Daniel Titaheluw.
Turnamen berlangsung kompetitif dengan hasil akhir, tim Plonca dari SMA Negeri 1 Wonogiri keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih tim dari SMK Daya Wangsa, disusul SMA Negeri 1 Pracimantoro di peringkat ketiga. Sementara itu, tim dari SMA Negeri 1 Slogohimo, menduduki di peringkat keempat. Untuk gelar Most Valuable Player (MVP), diraih oleh Radix Mukaffa Putra dari tim Plonca.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menambahkan, kegiatan ini melibatkan para Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri. Personel Satbinmas ikut hadir melakukan pembinaan dan pengawasan selama jalannya turnamen. ”Turnamen ini merupakan bentuk pendekatan Polri kepada generasi muda, melalui sarana yang relevan dengan perkembangan zaman,” jelas AKP Anom Prabowo.
Turnamen e-sport tersebut, tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi sebagai wadah pembinaan generasi muda agar tetap produktif, menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki kepedulian terhadap Kamtibmas. Kata AKP Anom, Polri akan terus mendorong kegiatan-kegiatan positif yang mampu mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus sebagai upaya mencegah potensi kenakalan remaja di era digital.(Bambang Pur)













