SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum Dewan Pimpinan Nsional (DPN) Perhimpuna Advocat Indonesia (Peradi), Prof Dr Otto Hasibuan SH MH mengatakan, pentingnya peningkatan kualitas seorang advokat.
Menurut dia, advokat sangat menentukan perlindungan terhadap masyarakat. Advokat yang kompeten dan berintegritas, akan mampu menjaga kepentingan kliennya.
Hal itu seperti yang dia sampaikan kepada sejumlah awak media, usai memberikan sambutan di acara Seminar Nasional dan Pengangkatan Advokat, yang digelar di Auditorium Kampus Unissula, Semarang, Sabtu (11/4/2026).
BACA JUGA: Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Dalam acara yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Kota Semarang itu, Prof Otto juga menyebutkan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi KUHP dan KUHAP yang baru.
”Hari ini kita gabungkan acara pengangkatan advokat, dengan seminar KUHP dan KUHAP. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama, untuk menegakkan hukum dengan baik,” ujar dia lagi.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI itu, juga memberikan apresiasi atas tingginya animo peserta dalam acara ini.
BACA JUGA: Dibully karena Obesitas, Siswa SMAN 1 Kembang Raih Juara Tinju
”Jumlah peserta yang hampir mencapai 2.000 orang, merupakan capaian yang jarang terjadi. Jarang sekali ada kegiatan dengan animo sebesar ini,” puji dia.
Pada kesempatan itu, Prof Otto juga menyinggung peran DPR, dalam mengawasi Aparat Penegak Hukum (APH). Dia menyebut, fungsi itu merupakan bagian dari mekanisme yang wajar dalam sistim ketatanegaraan.
”DPR punya fungsi pengawasan. Hal itu dianggap penting, untuk memastikan kinerja penegak hukum bisa berjalan baik. Proses hukum itu butuh waktu, tidak bisa instan. Yang penting harus ditangani, dan diusut sampai tuntas,” ungkapnya.
BACA JUGA: Perkuat Sinergi, IKA PMII Pati Gelar Halalbihalal dan Peringatan Harlah di Kayen
Sementara itu, Ketua DPC Peradi Kota Semarang, Kairul Anwar SH MH menjelaskan, kegiatan ini merupakan program peningkatan kapasitas (upgrading skill) anggota, yang dikemas dalam seminar nasional. Tema yang diangkat pun aktual, terkait Undang-Undang Perampasan Aset.
”Program ini memang kita peruntukkan bagi anggota DPC Peradi Semarang. Tapi juga terbuka untuk masyarakat umum dan anggota Peradi lain, baik offline maupun online,” tukas dia.
Selain seminar, agenda penting lainnya yakni, pengangkatan advokat baru. Disampaikannya, pengangkatan itu menjadi tahapan penting, sebelum para advokat menjalani penyumpahan di Pengadilan Tinggi Jawa Tengah.
BACA JUGA: Siapa yang Meninggalkan Mobil di Pasar Kota Wonogiri ?
”Hari ini mereka sudah diangkat oleh organisasi. Tapi untuk bisa beracara, masih harus melalui penyumpahan di Pengadilan Tinggi, yang rencananya digelar 28 April mendatang,” jelasnya.
Seperti diketahui, kegiatan ini menjadi bagian program kerja DPC Peradi Kota Semarang Periode 2022–2027. Hadir dalam acara yang digelar secara offline dan online itu, total sekitar 2.000 orang, dan sebanyak 700 hadir langsung.
Riyan













