KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) –
Kabupaten Magelang akan mengirim 160 atlet ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng tahun ini. Mereka berasal dari 27 cabang olahraga (Cabor).
Adapun Cabor yang lolos Porprov adalah Persatuan Sepak Takraw Indonesia (14 atlet), Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (1),
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (5), Ikatan Pencak Silat Indonesia (3), Tarung Drajat (4), Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (2), Taekwondo (8), Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (3), Persatuan Tinju Amatir Indonesia (8). Selain itu Wushu (4), Persatuan Judo Seluruh Indonesia (1), Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (8), Persatuan Panahan Indonesia (2), Perbakin (4), Akuatik (5), Federasi Panjat Tebing Indonesia (1), Perserosi (3), FAJI (21).
Kemudian Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (2), Pergatsi (8), Muaythai (7), Federasi Hoki Indonesia (20), Asosiasi Bola Tangan Indonesia (16), Kick Boxing (3), Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (5), Ikatan Motor Indonesia (1), Ganthole (1).
Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi persiapan Porprov XVII/2026 di Sekretariat KONI Kabupaten Magelang, hari ini (Sabtu, 11 April 2026). Adapun Porprov tahun ini akan berlokasi di Semarang Raya, direncanakan Oktober mendatang.
Ketua umum Giyat Sasmoyo ketika mengawali rapat tersebut menyatakan, menjelang pelaksanaan Porprov butuh validasi atlet dan pelatih. “Sesuai komitmen, sepakat untuk menertibkan dan mendisiplinkan. Cabor yang tidak segera menyampaikan data atlet dan pelatih sesuai SK Koni Jateng, akan ditinggalkan.
Kedisiplinan dan ketertiban mohon diperhatikan,” katanya.
“Kalau tidak segera mengisi dan melaporkan data, ditinggalkan saja. Itu pesan Pengprov,” tandasnya.
Maka dari itu pengurus Cabor diminta segera mengisi dan melaporkan data. Agar kelengkapan administrasinya bisa dicicil oleh petugas sekretariat. Hal itu tidak lepas dari Cabor yang bersangkutan.
Wakil Sekretaris II KONI Kabupaten Magelang, Arif Harsoyo, menambahkan, Bupati Grengseng Pamuji, minta KONI untuk menunjukkan dulu prestasi. Anggarannya akan dibantu. Bagi atlet prakerja juga akan dibantu, sesuai persyaratan yang ada.
Disebutkan, dari Atletik sudah ada dua atlet yang sudah direalisasi mendapat pekerjaan. Harapan dia, Cabor lain akan menyusul. Terutama yang memberi kontribusi baik di Porprov 2026.
Dijelaskan, Porprov akan dilaksanakan Oktober 2026. Dia berharap peserta bisa menunjukkan prestasi terbaik. Terkait hal itu dalam pertemuan hari ini dibutuhkan validasi data atlet.
Ditambahkan, atlet Porprov akan diikutkan BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulanĀ (Agustus, September, Oktober 2026). Dengan catatan data atlet sudah masuk bulan ini. Atlet juga akan diberi uang saku dan uang harian.
Eko Priyono













