blank
BNNP Jateng gandeng Lanal Semarang perketat jalur masuk sindikat narkoba. Foto: Dok/Humas

Sementara itu, Komandan Lanal Semarang, Kolonel Marinir Sabprowanto, menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika, khususnya di wilayah perairan yang menjadi tanggung jawabnya.

“Kami memandang ancaman narkotika sebagai ancaman nyata terhadap kedaulatan dan masa depan bangsa. Jalur laut kerap dimanfaatkan oleh jaringan internasional karena dianggap memiliki celah pengawasan. Oleh karena itu, TNI Angkatan Laut memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa wilayah perairan tidak menjadi pintu masuk bagi peredaran narkoba,” kata Sabprowanto.

Ia menegaskan bahwa Lanal Semarang siap meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan, serta memperkuat koordinasi dengan BNNP Jawa Tengah dalam pertukaran informasi strategis. “Kami siap bersinergi secara konkret, tidak hanya dalam tataran koordinasi, tetapi juga dalam pelaksanaan operasi di lapangan. Penguatan patroli laut, deteksi dini, serta pertukaran informasi intelijen akan kami optimalkan. Kami ingin memastikan bahwa setiap potensi ancaman dapat diantisipasi sedini mungkin,” ujarnya.

Sabprowanto menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi jaringan narkotika yang semakin kompleks. “Tidak ada institusi yang bisa bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman ini. Kolaborasi adalah kekuatan utama. Dengan sinergi antara BNN dan TNI AL, kami berharap upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Pertemuan ini tidak berhenti pada kesepahaman normatif, tetapi mengarah pada komitmen konkret untuk memperkuat koordinasi operasional secara berkelanjutan. Kedua institusi sepakat membangun mekanisme kerja yang lebih terintegrasi, mulai dari penguatan pertukaran data dan informasi intelijen secara real time, pelaksanaan patroli dan operasi terpadu, hingga peningkatan pengawasan intensif di wilayah-wilayah strategis yang rawan menjadi jalur peredaran narkotika.

BNNP Jawa Tengah dan Lanal Semarang menilai bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan secara sektoral. Ancaman yang bersifat lintas wilayah dan terorganisir menuntut pendekatan kolektif dengan mengoptimalkan kekuatan darat dan laut secara simultan.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat efektivitas penindakan, tetapi juga meningkatkan upaya pencegahan melalui kehadiran negara yang semakin nyata di tengah masyarakat.

Ning S