KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Memasuki prepegan atau mendekati hari raya Lebaran 2026, kondisi Jalan Soekarno-Hatta (Soetta), terutama depan Pasar Tumenggungan semakin padat.
Bahkan kendaraan parkir memenuhi sebelah kanan dan kiri jalan. Sementara pengunjung pasar juga semakin padat sehingga perlu antisipasi. Semestinya Pemkab Kebumen perlu membangun jembatan penyeberangan di depan Pasar Tumenggungan.
Dalam beberapa hari terakhir hingga Rabu (17/3) dan Kamis (19/3), masa prepegan terjadi di Pasar Tumenggungan. Pengunjung pasar di jantung Kota Kebumen itu melonjak drastis dari hari biasa. Kepadatan terjadi di dalam pasar maupun area parkir di depan pasar serta sepanjang Jalan Soetta.
Bahkan kendaraan roda dua dan roda empat memadati sepanjang kiri kanan jalan depan Pasar Tumenggungan hingga utara pasar di Jalan Kolopaking, dan timur pasar di Jalan Kusuma serta di Jalan Letjen Suprapto barat pasar.

Di Jalan Soetta kendaraan sampai memenuhi perempatan depan Kantor Pegadaian Kebumen. Bagi yang parkir di kiri atau timur jalan dan hendak ke Pasar Tumenggungan, kesulitan untuk menyeberang ke arah pasar.
Padahal arus kendaraan depan pasar mendekati Lebaran makin padat. Kendaraan dari arah timur semakin padat dan satu arah. Area parkir ditepi jalan juga terbatas.
Inilah perlunya Pemkab Kebumen mempertimbangkan membangun jembatan penyeberangan sehingga memudahkan bagi yang akan berbelanja di pasar muapun di pertokoan Jalan Soetta sebelah selatan jalan.
Harga Kebutuhan Naik Tajam
Sementara itu harga kebutuhan pokok di Pasar Tumenggungan pada Kamis (19/3) terpantau merambat naik. Seorang pengunjung Ny Tuti (55), warga Kawedusan Kebumen, mengungkapkan, harga daging sapi Rp 160.000/kg. Padahal biasanya masih sekitar Rp 130.000/kg.
Harga cabai besar keriting Rp 150.000/kg, cabai rawit Rp 100.000/kg. Harga bumbu dapur juga merambat naik. Seperti harga bawang merah tembus Rp 40.000/kg, harga bawang putih Rp 60.000/kg.
Harga sayur mayur juga ikut merambat naik. Labu siam biasanya hanya Rp 1.500/biji naik menjadi Rp 5.000. Demikian pula harga bumbu rempah, seperti merica, pala, miri juga ikut naik. Harga buah-buahan di Pasar Tumeggungan juga ikut naik. Harga jeruk santan madu semua Rp 50.000/kg, pada Kamis (19/3) Rp 55.000/kg.
Konsumen banyak yang menyerbu kios ayam pedaging atau ayam potong, los daging sapi, bumbu dapur dan sayuran serta buah-buahan. Bahkan kios snack Lebaran dan makanan kering laris sejak hari pertama Puasa hingga mendekati Lebaran 2026.
Banyak pula pemudik dari luar kota yang tiba di Kebumen berbelanja di Pasar Tumenggungan. Mereka membeli sayuran, bahan lauk pauk hingga kolang-kaling dan kerongkong (pembungkus kupat) dari daun kelapa muda (janur) untuk persiapan Lebaran.
Komper Wardopo













