blank

KUDUS (SUARABARU.ID) – Beban orang tua siswa di Kabupaten Kudus berpeluang besar akan berkurang. Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kudus akan mengusulkan program seragam sekolah gratis bagi seluruh siswa di tingkat SD/MI hingga SMP/MTs.

Langkah strategis ini diputuskan dalam rapat internal fraksi yang dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi, Sunarto, pada Selasa (10/3). Fokus utamanya jelas: meringankan beban ekonomi keluarga di tengah situasi yang menantang.

APBD untuk “Wong Cilik”

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kudus, Muhammad Antono, menegaskan bahwa APBD Kudus tidak boleh hanya dipandang sebagai deretan angka fiskal di atas kertas.

“Fraksi PDI Perjuangan memandang APBD sebagai instrumen keberpihakan kepada wong cilik. Karena itu, kami mengusulkan pengadaan seragam sekolah gratis demi mendukung akses pendidikan yang merata,” tegas Antono.

Ada beberapa poin krusial yang menjadi landasan usulan ini.

Yang pertama asalah untuk meringankan beban ekonomi, karena biaya pendidikan, termasuk seragam, seringkali menjadi beban berat bagi keluarga kurang mampu.

Selain itu, usulan ini dilakukan sebagai upaya dukungan Pendidikan Merata. Usulan ini akan menghapus hambatan finansial agar anak-anak Kudus bisa bersekolah dengan percaya diri.

“Jika usulan ini terealisasi, akan kadi langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi,”tambahnya.

Diajukan di  Musrenbang

Usulan ini tidak berhenti di meja rapat fraksi. Rekomendasi program seragam gratis tersebut akan diperjuangkan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kudus yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu (11/3).

Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen untuk mengawal aspirasi ini agar masuk ke dalam kebijakan pembangunan daerah, sehingga dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas di Kudus.

Ali Bustomi