WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gerakan Pemuda (GP) Ansor menjalin berniat ikut memberikan pelayanan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan penanganan kegawatdaruratan di Posko Mudik 2026. Pelayanan ini dilakukan dengan menjalin kemitraan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri.
Tokoh masyarakat Wonogiri, Slamet Mugiyono, mengabarkan, niat tersebut disampaikan oleh Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Wonogiri, saat berupaya menjalin kerja sama dengan Dinkes Kabupaten Wonogiri. Ini dilakukan, dalam rangka turut serta mendukung layanan kesehatan pada Posko Mudik Lebaran 2026. Kolaborasi ini difokuskan pada bentuk kemitraan pelayanan P3K serta dukungan penanganan kegawatdaruratan bagi para pemudik.
Ketua PC GP Ansor Wonogiri, Sunarto, menyampaikan bahwa keterlibatan organisasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang melintas di wilayah atau yang datang sebagai pemudik Labaran Idul Fitri di Kabupaten Wonogiri.
“Kami membangun kemitraan dengan Dinas Kesehatan khususnya dalam bidang pelayanan P3K,” jelas Ketua PC GP Ansor Wonogiri, Sunarto. Tujuannya, untuk memperkuat jangkauan layanan medis, sehingga pemudik yang membutuhkan pertolongan pertama, dapat tertangani secara cepat dan tepat. Penanganannya dilakukan melalui koordinasi yang solid di Posko-Posko Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M).
Layanan kemitraan dari GP Ansor ini, akan disiagakan di tiga titik Posko strategis di Kabupaten Wonogiri. Pertama, di Posko di Terminal Induk Giri Adipura, Krisak, Selogiri (Kilometer 5 Wonogiri-Solo). Kedua di depan Dokter Marmadi Kecamatan Jatisrono, yakni di Kilometer 30 lintas jalan antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Ponorogo (Jatim). Ketiga, di Simpang Empat Kecamatan Giriwoyo atau di Kilometer 65 lintas antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Pacitan (Jatim).
Apresiasi
Kepala Dinkes Kabupaten Wonogiri, Mubarok, mengapresiasi inisiatif kemitraan yang disampaikan oleh GP Ansor tersebut. Ia menilai, dukungan dari elemen masyarakat seperti GP Ansor, memiliki arti penting dalam menunjang operasional pelayanan arus mudik, khususnya di bidang kesehatan bagi masyarakat yang pulang kampung.
“Dinas Kesehatan menyambut baik kemitraan ini. Sinergi ini akan memperkuat efektivitas pelayanan kesehatan, dan penanganan kegawatdaruratan bagi para pemudik,” ujar Kepala Dinkes Wonogiri Mubarok.
Penanggung jawab layanan darurat 119 Dinkes Kabupaten Wonogiri, Ilham, menyatakan siap untuk berkoordinasi secara teknis dengan personil GP Ansor. Utamanya dalam teknis yang terkait dengan alur penanganan medis darurat.
Agenda kemitraan ini, dijadwalkan akan dibahas lebih lanjut dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonogiri. Rakor akan dilakukan pekan depan, guna mematangkan persiapan operasional di seluruh titik Posko.(Bambang Pur)













