blank
Disamping menerima pemahaman secara teori, para pelajar yang mengikuti pelatihan AI, juga mendapatkan pembimbingan untuk praktik melalui ponsel masing-masing.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Polres Wonogiri, menggelar pelatihan AI Ready ASEAN kepada ratusan pelajar. Kegiatan ini, dilaksanakan dengan menggandeng Mafindo, dalam upaya mendorong generasi muda agar melek (paham) teknologi.

AI Ready ASEAN, merupakan program yang diselenggarakan oleh ASEAN Foundation dengan dukungan Google.org, untuk memperluas literasi AI di kawasan Asia Tenggara. Melalui program ini, para pelajar diperkenalkan pada konsep dasar AI, etika penggunaan teknologi, serta pemanfaatannya dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan menargetkan jutaan individu, termasuk siswa, pendidik, orang tua dan pemuda, untuk siap menghadapi masa depan AI yang bertanggung jawab.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, acara sosialisasi dan pelatihan AI Ready ASEAN ini digelar Kamis (5/3/26), di Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai sekolah setingkat SLA di Kabupaten Wonogiri. Yakni dari SMA Negeri 1, SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3 Wonogiri, SMK Negeri 2 Wonogiri, MAN Wonogiri, serta dari SMA IT Al Huda Wonogiri. Sebagai peserta pelatiha, para pelajar hadir dengan didampingi para gurunya.

Pelatihan ini, bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi, khususnya terkait kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI). Program AI Ready ASEAN merupakan program berbasis data dan informasi, yang didukung oleh Google. Tujuannya, untuk meningkatkan literasi serta kemampuan penggunaan AI secara bertanggung jawab bagi masyarakat, khususnya generasi muda di kawasan ASEAN.

Trainer

Kapolres berharap, para siswa yang mengikuti pelatihan, nantinya dapat menjadi trainer bagi teman-temannya di sekolah masing-masing. Agar pemanfaatan teknologi AI, dapat digunakan secara positif dan bermanfaat.

Harapannya adik-adik yang hadir hari ini, nantinya dapat menjadi pelatih bagi rekan-rekannya di sekolah. Sehingga semakin banyak pelajar yang memahami penggunaan AI, untuk tujuan yang baik dan produktif.

Disbeutkan, program ini mendapat dukungan dari pemerintah, termasuk Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, serta dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin melek teknologi, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh penyebaran informasi hoaks di ruang digital.

Kapolres Wonogiri menggagas rencana untuk menggelar lomba di tingkat SLA di Kabupaten Wonogiri. Yakni lomba pembuatan video animasi edukasi bagi masyarakat, sebagai bentuk kreativitas dan inovasi generasi muda.

Gagasan merencanakan untuk menggelar lomba pembuatan video animasi edukasi ini, oleh Kapolres telah disampaikan kepada Bupati Wonogir. Ini untuk membuktikan bahwa Kabupaten Wonogiri, mampu berkontribusi bagi bangsa, melalui karya inovasi dan kreativitas generasi mudanya.(Bambang Pur)