blank
Personel fire fighter Damkar dari Markas Induk Pemkab Wonogiri, menyemprotkan air dari mobil brandweer, untuk melakukan penuntasan pemadaman pada kebakaran rumah dapur.(Dok.Damkar Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Ditinggal pemiliknya pergi ke pasar, rumah dapur terbakar. Musibah kebakaran rumah dapur milik Ny Musrifah ini terjadi Kamis pagi (5/3/26). Lokasinya di Kelurahan Wonokarto RT 1/RW 8, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Wonogiri, Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, pada Pukul 09.50 Markas Induk Damkar Wonogiri menerima telepon permohonan bantuan pemadaman kebakaran dari Ny Musrifah. Intinya, minta bantuan pemadaman, karena rumah dapurnya terbakar.

Menyikapi permohonan ini, 6 orang personel Fire Fighter dari Markas Induk Damkar Pemkab Wonogiri, segera meluncur ke lokasi. Mereka terdiri atas Komandan Regu (Danru)-4 Suswanto bersama Prihantoro Havid P,  Anton Tri Wibowo, Anjar Teguh P, Ervin ikhsan Purnama dan Ronny Seftyanto.

Tim Damkar ini membawa serta dua unit mobil brandweer ke lokasi, dan langsung melalukan penuntasan pemadaman. Ini dilakukan, dari pukul 09.50 sampai Pukul 10.50. Kobaran api tidak meluas ke rumah induk maupun ke rumah tetangga. Ketika api benar-benar telah padam, baru para personel Fire Fighter meninggalkan tempat untuk kembali ke markas.

Korsleting

Penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas. Tapi diduga, api berasal dari adanya korsleting listrik pada jaringan terpasang di dalam rumah dapur. Nyala api dari korsleting listrik tersebut, kemudian berkobar dan meluas. Tidak dapat cepat dipadamkan, karena pemilik tengah pergi berbelanja ke pasar.

Kebakaran rumah dapur milik Musrifah ini, menjadi kasus kebakaran ketigakalinya dalam tempo 5 hari terakhir ini di Kabupaten Wonogiri. Sebagaimana pernah diberitakan, sebelumnya terjadi kebakaran pada 2 rumah kandang unggas yang dihuni ribuan ekor ayam. Masing-masing adalah rumah peternakan unggas di wilayah Kecamatan Girimarto yang terjadi Minggu (1/3/26), dan rumah peternakan ayam di Kecamatan Slogohimo yang berlangsung Rabu (4/3/26).

Terkait dengan musibah kebakaran yang terjadi beruntun tiga kali selama 5 hari terakhir tersebut, pihak Damkar Markas Induk Wonogiri, minta agar masyarakat bersikap hati-hati. Pastikan jangan sampai ada kelalaian atau ketidakcermatan masyarakat, yang itu dapat memicu terjadinya kebakaran.

Sebagaimana pada kebakaran 2 rumah peternakan unggas, pemicunya dari api pemanas anak ayam. Mencermati ini, para peternak hendaknya harus mengupayakan alat pemanas yang aman bagi usaha pemeliharaan ayam. Demikian halnya dengan pemasangan jaringan listrik di rumah, harus dipastikan aman dan terhindar dari korsleting.(Bambang Pur)